Lift RSUD Kepri Rusak, RSUD Kepri Minta Maaf dan Berjanji Tingkatkan Lagi Kenyamanan Pengunjung

Metrobatam.com Tanjungpinang – Terkait dengan rusaknya lift yang menyebabkan belasan orang terjebak di dalamnya, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepulauan Riau , Syafei mengatakan sedang menunggu hasil pengecekan dari teknisi.

“Untuk kerusakan lift di RSUD Raja Ahmad Thabib Kepri, sudah kami tangulangi dan pada saat ini kami lagi menunggu hasil dari pengecekan teknisi, kalau untuk perawatan kami sudah melakukan secara rutin oleh petugas pengawas lift selama,” Kata Syafei kepada Metrobatam.com, melalui media Watshap,Selasa (22/11) malam.

Read More

Atas kejadian semalam, kami (RSUD Kepri) sudah langsung terjun kelapangan melalui pihak lapangan yaitu tim Instalasi Prasarana dan Sarana Rumah Sakit (IPSRS), yang memberikan bantuan kepada 13 pengunjung yang terjebak didalam lift.

“pada malam itu juga pihak rumah sakit langsung menghubungi teknisi lift,”ucapnya.

Atas kejadian ini diakui Safeei, diluar perkiraan karena dia, pihak rumah selalu melakukan perbaikan rutin.”diluar perkiraan karena satu bulan yang lalu lift tersebut sudah dilakukan perawatan rutin,”jelasnya.

Untuk sementara kata dia, sementara lift yang bermasalah tersebut tidak digunakan sampai dengan selesai pengecekan dan perbaikan dari teknisi.

Atas kejadian ini, Lanjutnya pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepulauan Riau. Langsung menyampaikan permohonan maaf langsung kepada pengunjung yang terjebak didalam lift.

“kedepannya akan ditingkatkan lagi kenyamanan bagi pengunjung,” ucapnya.

Sebelumnya dalam pemberitaan bahwa adanya Belasan warga dikabarkan, terjebak didalam lift Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepulauan Riau, Senin (21/11) sekitar Pukul 20.30 WIB malam.

Sontak kejadian tersebut membuat panik belasan orang yang berada didalam lift tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Lia Ravika salah satu warga yang menjadi korban macetnya lift RSUD milik Provinsi tersebut.

Ika biasa dia disapa, menceritakan kejadian tersebut bermula ketika dirinya bersama keluarganya, sedang turun dari lantai VI.“Kami bersama keluarga. Dari ruang mawar, menjenguk saudara. Entah apa yang terjadi, antara lantai III, Lift rusak tidak mau jalan,”Ungkapnya

Atas kejadian tersebut Ika dan belasan warga lainnya, bertahan hampir 1 jam lamanya, menunggu teknisi dari rumah sakit.

“Kami bertahan 45 menit. Teknisinya juga gak bisa menjelaskan apa masalahnya. Sehingga kami merasa panik, didalam lift itu,”ungkapnya dengan raut cemas.

Proses evakuasi dilakukan secera dramatis terhadap 13 orang tersebut, mereka dievakuasi melalui atap.

M.Rahmat Syahroni salah satu korban sangat menyayangkan atas sikap dari RSUD tersebut, pasalnya usai dilakukan evakuasi melalui atap, tidak ada satupun dari pegawai RSUD, yang menyampaikan permohonan maaf kepada para korban tersebut.(Budi Arifin)

Related posts