Sanggar Kabupaten 50 Kota Ikut Wakili Indonesia Di Kenduri Seni Melayu XVIII

Metrobatam.com Batam – Seniman dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand akan ikut memeriahkan Kenduri Seni Melayu XVIII di Kota Batam, Kepulauan Riau, mulai Jumat (25/11) hingga 27 November 2016.

Kenduri Seni Melayu Ke-18 merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Jadi Ke-187 Kota Batam, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Kamis.

Read More

Dari Indonesia, kata Yusfa Hendri, akan diwakili sanggar “Kabupaten 50 Kota” Sumatera Barat, Pekanbaru Riau, dan gabungan pelaku seni di Batam serta kabupaten kota lain di Kepulauan Riau.

Acara yang digelar di pelataran Mal Kepri itu juga akan dimeriahkan dengan WonderFood Batam dengan adu ketangkasan memasak Asam Pedas dan aneka olahan siput gonggong khas Kepri.

“Kegiatan ini diperlombakan dalam ‘luxury dinning with Batam menu’ diikuti 20 koki hotel ternama di Batam, dan dinilai oleh profesional kuliner dengan total hadiah mencapai Rp10 juta,” kata Yusfa.

Pada malam kedua, acara diisi dengan pembacaan puisi oleh penyair beberapa negara, di antaranya Annie Din dari Singapura, Nik Rakkib Nik Hassan dari Thailand, sejumlah seniman Kepri, seperti Ramon Damora, Samson Rambah Pasir, Ramon Damora, dan Taufik Muntasir.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan anggota DPRD Provinsi Kepri Hardi Selamat Hood juga akan membacakan puisi.

Pada malam ketiga, Teater Bangsawan dari Batam Bisa Production dan Bulan Mengambang akan mementaskan drama khusus.

Acara yang mengusung tema Persatuan dalam Kebinekaan ini dibuka untuk umum dan gratis agar bisa dinikmati masyarakat secara luas.

“Juga bisa dihadiri oleh wisatawan mancanegara dan domestik yang kebetulan berada di Batam. Kami tidak mengundang wisman secara khusus,” katanya.(MB/Antara)

Related posts