Inilah Delapan Pejabat Esselon II Kota Batam yan Baru Dilantik

Metrobatam.com Batam – Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Muhammad Rudi melantik delapan pejabat eselon II, enam di antaranya hasil dari lelang jabatan.

“Pejabat yang dilantik harus segera bekerja agar APBD 2016 tidak terkendala. Waktu kita tinggal 13 hari sebelum waktunya habis,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat pelantikan di Batam, Rabu (8/12).

Read More

Dari delapan pejabat eselon II yang dilantik, enam yang melalui lelang jabatan, yaitu :
1. Kepala Dinas Pendapatan Daerah,  Raja Azmansyah sebelumnya Kepala Bina Program Sekretariat Daerah
2. Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi, Abidun Pasaribu sebelumnya menjabat Kabag Perekonomian
3. Kepala Dinas Tata Kota, Suhar sebelumnya mejabat Sekretaris Distako
4. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak dan KB, Umiyati yang sebelumnya menjabat Camat Bengkong
5. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Kehutanan, Husnain yang sebelumnya Kabid Program Dinas Kelautan, perikanan, pertanian dan Kehutanan
6. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Nurjali yang sebelumnya Sekretaris Satpol PP
7. Kepala Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral, Zarefriadi yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Perdagangan dan Tata Niaga
8. Staf Ahli Bidang perdagangan dan Tata Niaga, Ibnu Maja yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, pembangunan dan Investasi

Selain dari delapan pejabat essalon II yang dilantik Walikota Batam juga melantik camat-camat Se-kota Batam yaitu. Arman sebagai Camat Sekupang, Yudi Admajianto sebagai Camat Bengkong, Tukijan sebagai Camat Batuampar, Novi Harmadyastuti sebagai Camat Lubuk Baja, Ashraf Ali sebagai Camat Batam Kota, Fridkalter Parulian sebagai Camat Batuaji, Nasrun sebagai Camat Bulang, Sadiman sebagai Camat Belakangpadang dan Amri Amis sebagai Camat Galang.

Rudi yang mengatakan kepada awak media kenapa dia memilik Raja Azmansyah yang sebelumnya menjabat Kepala Bina Program Sekretariat Daerah dilantik menjadi Kadispenda menggantikan Jefriden, karena menganggapnya paling pas dan mampu menjalankan sistem pajak dalam jaringan yang direncanakan pemerintah.

“Raja Azmansyah merupakan orang yang pintar dan mempunyai IQ-nya melebihi rata, semua ini terlihat memiliki nilai tertinggi dalam penilaian yang dilakukan oleh Panitia Seleksi,”kata Rudi

(MB/Antara)

Related posts