Pencarian Korban Pesawat Sky Truck di Perairan Lingga Dihentikan

Metrobatam.com,Tanjungpinang – Pencarian Korban pesawat dan serpihan pesawat M-28 Sky Truck yang jatuh di perairan Senayang, Kabupaten Lingga akhirnya dihentikan, Pukul 17:00 WIB, Senin(12/12/2016).

Hal tersebut diungkapkan oleh Brigadir Jenderal TNI (MAR) Ivan Ahmad Riski Titus SH, selaku Direktur Operasional dan Pelatihan Badan ‎SAR Nasional.
“Atas intruksi itu, pencarian kami hentikan siang tadi, ‎dan untuk beberapa bagian potongan pesawat yang ditemukan beberapa hari lalu dibawa dan diamankan ke Sat Pol Air Polres Tanjungpinang,”ujar Ivan saat melakukan Press Rilis di Kantor Basarnas Kepri di Kota Tanjungpinang.

Read More

Ivan menerangkan beberapa hari lalu, Tim SAR gabungan telah menemukan beberapa bagian tubuh korban, terkait hal itu pihak Tim SAR gabungan langsung membawanya ke Tim Disaster Victim Identifation (DVI) yang terdapat di Polda Kepri. “Potongan-potongan tubuh kita bawa ke Polda Kepri untuk dilakukan identifikasi,”katanya.

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan terkait dengan pemberhentian pencarian ‎pesawat dan korban itu, selain atas perintah dari Basarnas pusat, kondisi cuaca yang kurang mendukung juga salah satu faktor ditutupnya pencarian tersebut.

“Kendala cuaca seperti angin kuat, arus didalam air yang cukup tinggi maupun gelombang laut yang tinggi salah satu faktor pencarian ini ditutup,”ucapnya.

‎Faktor cuaca itu dapat pihaknya lihat seperti pada hari kelima pencarian pesawat Sky Truck dan korban itu sama seperti hari ini dimana, kuat arus laut itu mencapai lima not, gelombang laut 4 meter serta keadaan angin itu mencapai 28 sampai 48 nots.

Menurutnya ‎dengan berakhirnya kegiatan pencarian ini, bukan serta merta selesai begitu saja, pihaknya khususnya Basarnas Kepri, anggota Polri,dan pihak terkait berdasarkan SOP membentuk Posko siaga Sar yang terdapat di Basarnas Kepri.

‎”Kita tidak memberhentikan begitu saja, kita bersama pihak terkait dari Polri, TNI-AL, TNI-AU, TNI-AD, BMKG, serta SCC Singapore tetap akan membuat Posko siaga di Basarnas Kepri,”pungkasnya. (Budi Arifin)

Related posts