Pesawat Skytruck Berumur 12 Tahun dan Terbang Selama 2.514 jam, Berakhirnya di Laut Senayang

Metrobatam.com Jakarta – Pesawat milik Polri jenis Skytruck yang hilang kontak di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (3/12) Pagi, pernah digunakan dalam berbagai operasi kemanusiaan maupun penegakan hukum. Pesawat tersebut dibuat di Polandia pada 2004.

Dalam keterangan tertulis yang diperoleh dari Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, pesawat tersebut telah menempuh 2.514 jam terbang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan riwayat operasional, pesawat dengan kode penerbangan P4201 tersebut pernah digunakan dalam operasi kemanusiaan saat terjadi tsunami di Aceh dan operasi Sintuwo Maruso di Palu pada tahun 2007.

Pesawat juga pernah dipakai dalam operasi kemanusiaan gempa bumi di Padang tahun 2009 dan operasi penanganan illegal fishing di Natuna pada tahun 2009 serta dalam operasi UP4B di Papua pada tahun 2012.

Tak hanya itu, pesawat juga pernah dipakai untuk operasi change crew (pertukaran personel) wilayah timur dari Pondok Cabe Tangerang menuju Semarang dan dari Surabaya kembali ke Pondok Cabe.

Pesawat yang membawa 13 penumpang tersebut berangkat dari Pangkalpinang pada pukul 09.24 WIB. Sedianya, pesawat tiba di Batam pada pukul 10.58 WIB.

Namun, hingga saat ini, tidak ada lagi komunikasi antara pilot pesawat dan petugas di menara pemandu lalu lintas di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Deden Ridwansyah, sebelumnya membenarkan adanya pesawat yang hilang kontak. Menurut dia, upaya pencarian telah dilakukan, menyusul adanya informasi penemuan potongan badan pesawat di Laut Senayang.(MB/Kompos)

Pos terkait