Tim SAR Temukan Tangga dan Serpihan Pesawat Polri

Metrobatam, Jakarta – Serpihan dan barang yang diduga bagian dari pesawat Skytruck P-4201 milik Polri yang jatuh di sekitar perairan Lingga pada Sabtu pekan lalu, berhasil ditemukan.

Menurut Karo Penmas Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul, tim Basarnas bersama Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Sam Budigusdian dan PJU Polda Kepri melakukan operasi pencarian pesawat Polri Skytruck P-4201 di Pulau Senayang dan perairan Kepulauan Lingga.

Read More

Pada hari ketiga pencarian kemarin, tim hanya menemukan barang yang diduga potongan dari tubuh pesawat nahas itu.

“Laporan untuk hari Senin yang ditemukan itu serpihan pelat berukuran panjang lebih satu meter yang tersangkut di jangkar, dengan kedalaman antara 25 sampai 30 meter,” kata Martinus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (6/12).

Selain itu, ada beberapa barang lainnya seperti tangga darurat, seutas kabel warna hitam, dan tas berwarna hitam yang diduga milik penumpang pesawat. Sementara, penumpang pesawat dan kru belum ditemukan. “Beberapa barang itu dibawa dan langsung dievakuasi Basarnas untuk selanjutnya dibawa ke Posko Senayang,” kata Martinus.

Tim SAR Temukan 11 Titik
Martinus juga ‎menerangkan, pada hari Selasa Tim SAR gabungan melakukan penyelaman guna mengangkat bodi dan serpihan pesawat. “‎Berdasarkan hasil scanning oleh Basarnas ditemukan 11 titik yang diperkirakan sebagai bagian pesawat. Salah satunya berukuran kira-kira 3 x 12 meter kemungkinan bodi pesawat dan akan dilakukan penyelaman hari ini (keterangan Basarnas). Mudah-mudahan juga dapat ditemukan tubuh para korban,” jelasnya.

Tim penyelam dari Kapal Baladewa, lanjutnya, telah berhasil menemukan ‎serpihan pesawat yang berukuran sekira 1 meter yang tersangkut di jangkar Kapal Galang pada titik koordinat 00°-17′-238″N-104°-50’492″E.

‎Selanjutnya, KN RB218 Pekanbaru juga berhasil menemukan sebuah tangga pada koordinat 00°-22′-029″N-104°-51′-787″E sekira pukul 11.45 WIB. Hingga kemudian, Kapal Baladewa melakukan sonar scan di lokasi yang diduga jatuhnya pesawat tersebut dan berhasil menemukan seutas kabel dan tas berwarna hitam oleh speed Umrah pada koordinat 00°-17′-318″N-104°-50′-599″E.

“Seluruh hasil temuan tersebut di evakuasi ke Kapal Basarnas untuk selanjutnya dibawa ke Posko Senayang,” pungkas Martinus.(mb/okezone)

Related posts