BNNP Sumut Berhasikan Amankan Sabu 10 Kg Di Kawasan Delitua

Bentuk zat yang tergolong dalam jenis psikotropika ini adalah seperti kristal dari mulai berwarna kristal putih atau agak kecoklatan. Penggunaannya biasanya memakai alat hisap (bong) dengan bentuk yang bervariasi misalnya pipa kaca, botol mineral, dan botol lainnya yang bisa dilubangi di penutupnya sehingga bisa dimasukan sedotan sebagai alat penghisap. Sebagai alat untuk pembakaran kristal sabu tersebut menggunakan alumunium foil dengan terlebih dahulu di bersihkan dengan pasta gigi dan korek api gas dengan api yang sangat kecil.Para penggunanya juga dapat memanfaatkan alumunium dari pembungkus kotak rokok ataupun pembungkus permen karet. Efek yang di timbulkan menambah stamina sehingga dapat bertahan aktif selama kurang lebih 6-12 jam dan efek yang ditimbulkan jika kandungan efek di tubuh sudah habis adalah panik, tegang, bicara terbata- bata, berkeringat berlebihan dan sudah tentu lingkaran hitam di sekeliling mata seperti tidak tidur beberapa hari.

Metrobatam.com Medan – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati seorang bandar sabu di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam penindakan tersebut, petugas menyita barang bukti narkoba jenis sabu sekitar 10 kilogram.

Kepala BNNP Sumut Brigjen (Pol) Andi Loedianto membenarkan penindakan tersebut. Namun dia belum bisa menjelaskan kejadian tersebut lebih jauh.

Read More

Saat dikonfirmasi oleh detik.com Brigjen Andi, Jumat (13/1) mengatakan memang terjadi penangkapan dan penembakan “Iya benar tadi di kawasan Delitua (Medan),”Ujarnya.

Belum diketahui identitas pelaku narkoba yang ditembak mati itu. Petugas masih berada di lapangan hingga sore ini.

“(Petugas) masih di lapangan, masih pengembangan,” tutup Andi. (MB/Detik)

Related posts