Jelang Pelantikan Presiden AS, Trump Tiba di Washington DC

Republican presidential candidate Donald Trump speaks to supporters as he takes the stage for a campaign event in Dallas, Monday, Sept. 14, 2015. (AP Photo/LM Otero)

Washington – Dua puluh empat jam sebelum pengambilan sumpah jabatan sebagai presiden AS ke-45, Donald Trump tiba di Washington, Kamis (19/1) waktu setempat. Dia bertekad untuk mengubah politik Amerika selama empat tahun ke depan.

Dilansir AFP, Jumat (20/1) kedatangan miliarder asal Partai Republik ini mengakhiri perjalanan menuju Gedung Putih. Dia akan mengambil kekuasaan dari Presiden Barack Obama dan membawa Amerika Serikat ke era baru.

Read More

“Perjalanan dimulai dan saya akan bekerja dan berjuang sangat keras untuk membuat perjalanan besar bagi rakyat Amerika,” cuit Trump di akun Twitternya sebelum meninggalkan Trump Tower di Manhattan, New York.

Presiden terpilih berusia 70 tahun ini berangkat menggunakan pesawat resmi pemerintah ke sebuah pangkalan militer di dekat Washington dengan istrinya Melania. Pasangan ini keluar dari pesawat dan menuju ke Ibu Kota untuk perayaan pra-pelantikan.

“Ini adalah hari yang penting sebelum hari bersejarah,” kata Wakil Presiden terpilih Mike Pence, di saat Washington melakukan persiapan akhir pada pusat kota di mana ratusan ribu orang akan berkumpul untuk pelantikan Trump.

Trump akan meletakkan karangan bunga di Arlington National Cemetery sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Selanjutnya dia menyeberangi Sungai Potomac untuk berbicara di Lincoln Memorial yang merupakan pusat kegiatan di hari Kamis yang diisi dengan konser dan pesta kembang api.

Trump akan diambil sumpahnya di tangga US Capitol pada Jumat (20/1) siang waktu setempat sebagaimana ditetapkan dalam konstitusi AS. Cuaca diprediksi hujan.

Puluhan ribu pendukung Trump dan pengunjuk rasa anti Trump telah berkumpul di ibukota untuk ritual demokrasi tersebut. Banyak pejabat, termasuk rivalnya dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden AS, Hillary Clinton, dan tiga mantan presiden AS akan hadir.

Trump “sangat gelisah saat menuju ke Gedung Putih dan mulai bekerja untuk rakyat Amerika,” kata Wakil Presiden Tepilih, Mike Pence, seorang Kristen konservatif berusia 57 tahun yang awalnya gubernur Indiana dan kemudian menjadi orang yang paling kuat kedua di pemerintah AS. Trump telah bersumpah untuk bertindak, dan cepat.(mb/detik)

Related posts