Pemko Batam Bagikan 30 Ton Beras Hibah Dari BC Batam

Warga antre membeli paket sembako saat program pasar murah yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan dan Artha Graha di Jakarta, Senin (29/6). Artha Graha Peduli (AGP) menggelar Pasar Murah yang berlangsung dari tanggal 29 Juni-16 Juli 2015 di 2.000 lokasi seluruh Indonesia guna memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat kurang mampu. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/Rei/15.

Metrobatam.com Batam – Pemerintah Kota Batam membagikan 30 ton beras hibah dari kantor bea dan Cukai Kota Batam. Beras tersebut dibagi pada warga yang membutuhkan di 12 Kecamatan di Batam.

Walikota Batam, Muhammad Rudi menghadiri pembagian beras hibah dari kantor bea Cukai Kota Batam, Jum’at (6/1) di Kecamatan Nongsa. Beras tersebut bagi jadi 6000 paket, setiap paket isinya 5 kilogram dan diberikan secara gratis.

Read More

Dalam sambutannya Rudi menjelaskan beras ini bukan lah beras raskin melainkan tangkapan Kantor Bea dan Cukai Kota Batam. Pembagian beras ini dikoordinasikan dengan pihak kelurahan sehingga bantuan tersebut bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Meski jumlahnya tidak banyak, Rudi berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat.

“Setiap Kecamatan hanya mendapat 500 paket jadi yang belum dapat sabar saja lah mudah mudahan nanti ada lagi,” sebutnya.

Selain itu, Pemko Batam setiap tahun juga menganggarkan paket sembako murah untuk masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako berisi 5 kg beras, 2 kg gula pasir, dan 2 liter minyak goreng. Produk bahan pangan berkemasan ini ditebus masyarakat dengan harga Rp 50.000 per paket.

Pemko Batam juga terus melakukan pendekatan dengan perusahaan untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Artinya, kita mencoba terus mendekati perusahaan besar, kalau dapat untung boleh lah diminta sedikit untuk masyarakat,” jelasnya.

Rudi juga meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungannya dan menumbuhkan Sikap saling membantu.

“Yang kaya bantu yang miskin, yang senang bantu yang susah, agar Batam kedepan lebih baik,” papar Rudi. (MB/MCBK)

Related posts