PM Kanada: Penembakan di Masjid Serangan Teroris terhadap Muslim

Metrobatam.com, Quebec – Lima orang tewas dalam insiden penembakan di sebuah masjid di kota Quebec, Kanada. Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menyebut penembakan itu “serangan teroris terhadap muslim”.

“Kami mengutuk serangan teroris terhadap muslim ini di pusat ibadah dan perlindungan,” ujar Trudeau dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (30/1).

Read More

“Malam ini, warga Kanada berduka untuk mereka yang tewas dalam serangan pengecut di sebuah masjid di Kota Quebec. Pikiran saya bersama para korban dan keluarga mereka,” kata Trudeau.

Penembakan ini terjadi setelah Trudeau mengatakan bahwa Kanada akan menyambut para pengungsi. Hal tersebut disampaikan Trudeau setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara program pengungsi AS dan melarang warga dari tujuh negara mayoritas muslim masuk ke AS.

Dua orang telah ditangkap terkait penembakan di masjid di Quebec ersebut. Situasi di lokasi penembakan masih mencekam, karena polisi bersenjata lengkap memasuki masjid untuk mencari pelaku.

Seperti dilansir Reuters, Senin (30/1/2017), kepolisian Quebec via Twitter mengkonfirmasi terjadinya penembakan di masjid setempat. Namun polisi enggan menyebut jumlah pasti korban tewas dan juga korban luka. Kepolisian hanya menyatakan ada korban tewas dalam penembakan itu.

“Ada banyak korban … ada korban tewas,” tutur salah satu juru bicara Kepolisian Quebec kepada wartawan setempat.

Via Twitter, kepolisian Quebec juga menyebut para tersangka terkait penembakan itu telah ditangkap. Juru bicara kepolisian menyebut ada dua tersangka yang telah ditangkap. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana proses penangkapan terjadi.

Seorang saksi mata di lokasi menuturkan kepada Reuters, sekelompok polisi bersenjata lengkap terlihat memasuki masjid usai penembakan terjadi. Tidak diketahui pasti apakah salah satu pelaku masih ada di dalam masjid.

Dalam keterangan terpisah, seorang saksi mata lainnya menyebut, sedikitnya tiga pria bersenjata melepas tembakan ke arah 40 jemaah yang sedang salat di dalam masjid yang ada di kompleks Quebec City Islamic Cultural Center, pada Minggu (29/1) malam waktu setempat.

Sedangkan Imam Masjid di Quebec City Islamic Cultural Center itu, Mohamed Yangui, menyebut ada lima orang tewas dalam penembakan itu. Penembakan terjadi saat jemaah masjid sedang salat pada malam hari waktu setempat.

Yangui yang sedang tidak berada di dalam masjid saat kejadian, mengaku mendapat telepon bernada panik dari para jemaahnya.

(mb/detik)

Related posts