Soal Cuitan TKI ‘Babu’, MKD akan Cek Kelengkapan Laporan Terhadap Fahri

Metrobatam, Jakarta – Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Sarifuddin Sudding mengatakan pihaknya akan merespons pelaporan terhadap Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah terkait dengan cuitan ‘babu’ di Twitter. Namun, sejauh ini MKD belum menerima pemberitahuan dari pihak sekretariat DPR terkait laporan tersebut.

“Kita belum tahu ya apa sudah ada laporan yang masuk atau belum, belum ada penyampaian dari pihak sekretariat (DPR). Biasanya kan laporan itu disampaikan lewat pimpinan kemudian dirapimkan lalu dibawa ke sidang pleno,” kata Sudding saat dihubungi detikcom, Minggu (29/1) malam.

Read More

Jika sudah disampaikan pihak sekretariat, MKD akan melakukan verifikasi apakah apakah laporan itu memenuhi syarat formil dan maetriil untuk ditindaklanjuti.
“Kalau suatu laporan dinyatakan lengkap, kita akan tindaklanjuti dalam proses persidangan dan akan memanggil pihak pelapor dan saksi-saksi dan memunculkan bukti-bukti yang berkaitan dengan pelaporan yang bersangkutan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, tweet Fahri Hamzah yang dipersoalkan adalah yang berbunyi ‘Anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang dan pekerja asing merajalela’. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Perlindungan Buruh Migran Indonesia, yang di antaranya merupakan gabungan dari Migrant Care, ICW, dan Koalisi Perempuan Indonesia, memiliki 3 tuntutan.

“Menegur agar ke depan lebih mempertimbangkan etika, baik dalam berucap, juga menyampaikan statement. Kedua, (Fahri) dipertimbangkan agar digantikan posisinya sebagai Ketua Timwas TKI,” papar Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah di gedung DPR.

Selain itu, Anis meminta MKD mempertimbangkan posisi Fahri sebagai Wakil Ketua DPR RI. Dia menilai DPR justru menjadi pihak yang gagal melindungi buruh migran.

“Di mana revisi UU yang harusnya 7 tahun lalu masuk prioritas Prolegnas mangkrak di sini karena kinerja mereka. Salah satunya Saudara Fahri, yang mindset-nya sangat merendahkan profesi buruh migran di luar negeri,” tutur Anis.(mk/detik)

Related posts