BNN Kepri Kejar Pemilik Sabu 940 Gram

Metrobatam.com, Batam – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau mengejar pemilik sabu 940 gram yang diamankan dari AK saat berada di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun pada 14 Februari 2017.

“Pengakuan AK dia disuruh A mengantas barang itu hingga ke Batam. A merupakan pemilik yang mendapatkan barang tersebut dari Malaysia. Status A DPO dan dalam pengejaran,” kata Kepala BNN Kepri Brigjen Pol Nixon Manurung di Batam, Jumat.

Read More

Ia mengatakan, AK yang saat ini sudah ditahan di BNN Kepri dengan status sebagai tersangka merupakan kurir yang dijanjikan upah Rp20 juta oleh A yang merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.

“Pengakuannya AK akan mendapatkan Rp20 juta kalau bisa mengantar sabu itu hingga ke Batam. Dia baru dijanjikan, duitnya belum diterima,” kata dia.

AK dengan barang bukti sabu bruto 940 gram ditangkap di Pelabuhan Domestik Karimun pada 14 Februari 2017 sekira pukul 13.45 WIB.

Penangkapan AK berawal dari laporan masyarakat yang memberikan informasi ada sindikat narkotika di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau akan mengirim narkoba jenis Sabu ke Kota Batam melalui pelabuhan Tanjung Balai Karimun.

Dari informasi awal tersebut petugas BNNP Kepri melakukan penyelidikan ke Provinsi Riau dan mendapatkan seorang laki-laki yang di curigai akan membawa narkoba ke Kota Batam melalui pelabuhan Tanjung Balai Karimun.

“Petugas BNNP Kepri yang berada di Provinsi Riau kemudian melakukan koordinasi dengan tim yang ada di Batam untuk melakukan penangkapan terhadap AK di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun,” kata Nixon.

Saat ditangkap dari tas ransel yang dikenakan AK petugas mendapati bungkusan plastik yang didalamnya terdapat Kristal warna putih yang di duga sabu. AK dan tiga orang lain selanjutnya dibawa ke BNN Kepri.

Atas perbuatannya AK dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

“Pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Jadi bagi masyarakat yang mengetahui ada peredaran narkoba silakan melapor agar kami bisa tindaklanjuti,” kata dia.

 

Antara

 

Related posts