Ditangkap Terkait Jong-Nam, WN Korut Hidup Misterius di Malaysia

Kuala Lumpur – Warga negara Korea Utara (Korut) bernama Ri Jong-Chol yang ditangkap terkait kematian Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un, ternyata sudah lebih dari 3 tahun tinggal di Malaysia. Namun dia sama sekali tidak masuk kerja maupun menerima gaji.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/2), Jong-Chol (47) memiliki visa kerja Malaysia yang menyatakan dirinya sebagai karyawan Tombo Enterprise, perusahaan kecil produsen obat herbal. Namun pemilik perusahaan itu menyebut Jong-Chol tidak pernah bekerja sehari pun di kantor dan tidak pernah mengambil gaji. Jong-Chol disebut sudah lebih dari 3 tahun tinggal di Malaysia (sebelumnya disebut dia sudah 1,5 tahun tinggal di Malaysia).

Read More

Chong Ah Kow yang merupakan pemilik Tombo Enterprise mengaku dirinya hanya memfasilitasi visa kerja dengan memberi pernyataan dalam dokumen pendukung, yang isinya menyatakan bahwa Jong-Chol menjabat manajer pengembangan produk pada Divisi IT perusahaan tersebut.

Dalam dokumen pendukung itu, sebut Chong, disebutkan juga bahwa gaji Jong-Col mencapai 5.500 ringgit atau setara Rp 16 juta. Visa kerja Jong-Chol diketahui hanya diperbarui sekali, yakni pada Juni 2016 lalu.

“Itu hanyalah formalitas, hanya dokumen, saya tidak pernah menggajinya. Saya tidak tahu bagaimana dia bisa bertahan hidup di sini. Saya tidak tahu bagaimana dia mendapatkan uang,” tutur Chong yang seorang warga negara Malaysia ini.

Dia mengaku pertama bertemu Jong-Chol pada tahun 2013 lalu, saat pria Korut itu datang ke kantornya di Kuala Lumpur. Saat itu, menurut Chong, Jong-Chol mengaku terkait dengan penemu ekstrak jamur yang mampu menyembuhkan kanker.

Chong yang sudah 10 kali terbang ke Korut ini, mengaku dirinya hanya ingin ‘membantu’ Jong-Chol. Chong telah dimintai keterangan polisi terkait kasus ini. Dia juga mengaku siap menghadapi konsekuensi hukuman apapun karena memberikan informasi palsu kepada pemerintah Malaysia, terkait visa kerja itu.

Lebih lanjut, Chong menyebut Jong-Chol tinggal di Kuala Lumpur bersama istri dan dua anaknya. Jong-Chol ditangkap Kepolisian Malaysia pada Jumat (17/2) malam waktu setempat di sebuah kondominium di Jalan Kuchai Lama, pinggiran Kuala Lumpur.

Kawasan Kuchai Lama banyak ditinggali warga kelas menengah. Apartemen dengan tiga kamar tidur di kawasan itu ditaksir memiliki biaya sewa 1.500-2.000 ringgit (Rp 4,4 juta – 5,9 juta) per bulan. Tidak diketahui pasti pekerjaan maupun sumber pendapatan lain yang didapat Jong-Chol selama di Malaysia.(mb/detik)

Related posts