Pantai di Pesisir Utara Pulau Batam Diterjang Gelombang Tinggi

Dua warga bermain air di Pantai Melayu Batubesar Batam meakipun grlombang tinggi sehingga air melewati tanggul pembatas (antarakepri)

Metrobatam.com, Batam – Pesisir utara Pulau Batam sejak beberapa hari terakhir diterjang gelombang tinggi yang mengakibatkan air laut menggenangi sekitar permukiman warga.

“Gelombang sedang tinggi karena masih musim angin utara. Airnya sampai ke jalan dan sekitar permukiman kami,” kata warga Pantai Melayu Batubesar Batam, Majid, Rabu.

Read More

Menurut dia, keadaan tersebut biasa saat musim angin utara pada  setiap akhir hingga awal tahun. Namun, dalam beberapa hari terakhir angin bertiup lebih kencang dan gelombang terus tinggi sehingga air laut mampu melewati tanggul pembatas permukiman dengan laut.

“Ini (rumpul laut alga) sampai terbawa air yang mampu melewati tanggul pembatas antara laut dengan permukiman. Biasanya gelombang naik mulai sekitar jam dua dini hari hingga siang,” kata dia.

Ia berharap kondisi tersebut segera membaik sehingga pengunjung pantai bisa kembali ramai mengingat hari ini merupakan hari libur nasional.

“Mudah-mudahan gelombang kembali normal. Jadi pantai akan banyak pengunjung lagi,” kata Majid.

Selain di Pantai Melayu Batubesar, gelobang tinggi juga melanda Pantai Nongsa Pantai, Teluk Mata Ikan yang sama-sama berada pada pesisir utara Pulau Batam.

Nelayan di Telaga Punggur Batam dalam beberapa hari terakhir juga tidak melaut akibat cuaca tidak mendukung.

“Kami tidak melaut, memperbaiki kapal dan alat saja. Cuaca tidak bagus,” kata Sobari.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Hang Nadim Batam memperkirakan cuaca buruk masih akan terjadi di Batam dan Kepri hingga akhir Februari.

“Angin masih dari utara. Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Februari nanti,” kata Kepala BMKG Hang Nadim Batam, Philip Mustamu.

Philip juga mengimbau pelaku pelayaran agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan penumpang.

Mb/Antara

Related posts