Salah Satu Buron Pembunuhan Kim Jong-Nam Diplomat Korut

Kuala Lumpur – Dua dari tujuh orang yang diburu terkait kematian Kim Jong-Nam diidentifikasi sebagai diplomat senior Korea Utara (Korut) dan seorang staf maskapai Korut, Air Koryo. Malaysia meminta Korut segera menyerahkan kedua orang itu untuk dimintai keterangan.

Dalam konferensi pers di markas Polisi Diraja Malaysia, Jalan Bukit Aman, Tasik Perdana, 50480, Kuala Lumpur, pada Rabu (22/2) Kepala Polisi Diraja Malaysia, Khalid Abu Bakar, menyatakan kedua warga Korut yang diburu itu masih berada di Malaysia. Kepolisian telah memanggil keduanya untuk dimintai keterangan.

Read More

Khalid menyatakan, salah satu yang dipanggil adalah seorang diplomat yang memegang jabatan sebagai Sekretaris Kedua pada Kedutaan Besar Malaysia di Kuala Lumpur. Diplomat itu diidentifikasi bernama Hyong Kwang-Song (44).

“Dia menjabat Sekretaris Kedua pada Kedutaan (Korut),” sebut Khalid kepada wartawan yang hadir dalam konferensi pers, termasuk detikcom.

“Mereka tidak ditahan, mereka dipanggil untuk membantu (penyelidikan),” imbuhnya.

Satu orang lagi yang juga dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan adalah seorang staf pada maskapai Korut, Air Koryo, bernama Kim Uk-Il (37).

“Kami telah mengirim surat kepada Duta Besar (Korut) untuk mengizinkan kami menginterogasi mereka. Kami harap Kedutaan Korut akan bekerja sama dengan kami dan mengizinkan kami menginterogasi mereka segera. Jika tidak, kami akan merilis surat perintah penangkapan untuk keduanya,” tegas Khalid.

Selain kedua orang itu, ada lima orang lainnya yang juga tengah diburu Polisi Diraja Malaysia terkait kematian Jong-Nam. Kelimanya diidentifikasi sebagai Ri Ji-Hyon (33), Hong Song-Hac (34), O Jong-Gil (55), Ri Jae-Nam (57), dan Ri Ji-U (30) alias James. Dalam konferensi pers, Khalid sangat meyakini empat orang di antaranya telah kabur dari Malaysia pada hari kejadian, 13 Februari lalu dan saat ini sudah tiba di Pyongyang, Korut.(mb/cnn indonesia)

Related posts