Brimob dan TNI Dikerahkan Tangani Banjir serta Longsor di Sumbar

Metrobatam, Padang – Banjir melanda Kabupaten Sijunjung dan Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Beberapa titik juga terjadi longsor. Disamping Tim BPBD, aparat brimob dan TNI juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penanganan bencana.

“Bantuan tenaga dan peralatan untuk penanganan bencana juga sudah masuk dari brimob, TNI, daerah tetangga, termasuk dari Bangkinang Riau,” kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Jumat (3/3).

Read More

Irwan mengimbau warga di provinsinya tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor karena curah hujan masih tinggi. Jika bencana terjadi, kata dia, segera laporkan ke pemerintah setempat maupun polisi.

“Potensi banjir dan longsor masih ada seiring cuaca hujan yang masih berlanjut, jadi diharapkan masyarakat berhati-hati dan turut serta melakukan (waspada atas) potensi bencana tersebut,” ujarnya.

Banjir di Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota terjadi karena meluapnya Sungai Batang Kampar dan Batang Samo menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Kamis 2 Maret 2017.

“Tim BPBD Sumbar sudah bekerja full team, dengan tambahan tenaga bantuan dari stakeholder mitigasi dan evakuasi bencana lainnya,” ujarnya.

Pemulihan jalan yang longsor sedang diupayakan agar dapat mempernudah masuknya bantuan dan proses evakuasi ke daerah banjir. Aparat dari Bangkinang, Riau, ikut diperbantukan menangani bencana tersebut.

Menyusul tingginya genangan akibat banji, siang tadi pintu bendungan PLTA Koto Panjang sudah dibuka perlahan, sehingga diharapkan banjir cepat surut dan tidak melebar.(mb/okezone)

Related posts