Hendak Evakuasi Barang Berharga, Dua Pengungsi Banjir di Inhu Ditemukan Tewas

Metrobatam, Inhu – Usman Nasution (55) dan anaknya Krisjanto Nasution (21) yang merupakan keluarga korban banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Propinsi Riau ditemukan meninggal dunia dalam kanal. Ayah dan anak ini meninggal saat berupaya mengevakuasi barang barang dari banjir.

Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak mengatakan, kedua korban meninggal karena sampan yang mereka tumpangi untuk mengevakuasi barang perlengakapan rumah tanggal terbalik.

Read More

“Kedua jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ucap Yarmen Minggu 12 Maret 2017.

Dia menjelaskan, kedua korban ditemukan meninggal siang tadi oleh warga. Keduanya selama ini tinggal di PT Seko indah Desa Petalongan Kecamatan Pasir Penyu, Indragili Hulu.

Namun karena rumah mereka terendam banjir, mereka mengevakuasi barang barang rumah tangga seperti, kuali, kompor piring ke tempat yang aman.

Keterangan pihak keluarga, keduanya yang merupakan buruh di PT Seko sudah berangkat sejak Sabtu 12 Maret 2017 siang. Namun karena tidak kembali, pihak keluarga melaporkan hilang Usman dan Krisjanto ke warga.

“Dari rumah mereka berangkat menggunakan sepeda motor, karena harus menyebarangi kanal, mereka menggunakan perahu. Ternyata di tengah perjalanan perahu mereka terbalik. Keduanya ditemukan di dalam kanal setelah warga menemukan peralatan rumah tangga di permukaan kanal. Kemudian warga melakukan penyelaman dan berhasil menemukan keduanya,” tandasnya.(mb/okezone)

Related posts