Penyuluhan Kader “SAHABAT TPT” Satukan Harapan Bersama Tuntaskan Pencegahan Tuberkulosis

PADANG, METROBATAM.COM  Dalam upaya memperkuat pencegahan penyakit Tuberkulosis (TB) di masyarakat, Dokter Muda Ilmu Kesehatan Masyarakat Kepaniteraan Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (IKM KK FK Unand) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kader bertajuk **SAHABAT TPT (Satukan Harapan Bersama Tuntaskan Pencegahan Tuberkulosis)** di wilayah kerja Puskesmas Belimbing.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta memperkuat peran kader kesehatan dalam mendukung pelaksanaan **Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)** di masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan kader dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, melakukan deteksi dini pada kelompok berisiko, serta mendorong masyarakat untuk mengikuti terapi pencegahan TB guna memutus rantai penularan penyakit.

Acara yang digagas oleh para Dokter Muda IKM KK FK Unand ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, di antaranya **penyuluhan mengenai Tuberkulosis dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)**, serta pemaparan mengenai **peran penting kader dalam mendukung keberhasilan program TPT di masyarakat**. Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan **launching video edukasi mengenai TB dan TPT** yang diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum **peluncuran buku panduan TPT bagi kader**, yang dirancang sebagai pedoman praktis bagi kader dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat. Pada kesempatan yang sama, para kader juga menerima **leaflet edukasi dan buku panduan TPT** sebagai bahan pendukung dalam kegiatan penyuluhan di lingkungan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Kegiatan SAHABAT TPT turut dihadiri oleh perwakilan **Dinas Kesehatan Kota Padang**, **kader kesehatan Puskesmas Belimbing**, lurah setempat, serta Kepala Puskesmas Belimbing. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, yaitu **Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M.Kes., FISPH, FISCM**, yang memberikan dukungan dan arahan dalam pelaksanaan kegiatan edukasi kesehatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, **dr. Dewi Wahyu Fitrina**, Sp.P(K), juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kader memiliki peran yang penting dalam keberhasilan program pencegahan Tuberkulosis di masyarakat.

“**Kader kesehatan diharapkan dapat menjangkau masyarakat dengan adanya edukasi mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis, kader diharapkan dapat membantu mendorong masyarakat untuk mendapatkan terapi pencegahan TB. Upaya ini sangat penting untuk memutus rantai penularan TB di masyarakat,**” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Belimbing,
**dr. Versiana**, menyampaikan bahwa kasus Tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, keterlibatan kader sangat dibutuhkan untuk membantu upaya penanggulangan TB di masyarakat.

“**Kasus Tuberkulosis di Indonesia merupakan peringkat ke-2 dunia dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak. Oleh karena itu, kami sangat berharap peran aktif kader dalam membantu melakukan edukasi kepada masyarakat, mengingatkan pentingnya pemeriksaan bagi kontak serumah pasien TB, serta mendukung pelaksanaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis. Dengan kerja sama antara tenaga kesehatan dan kader, kita berharap upaya pencegahan TB dapat berjalan lebih optimal,**” ungkapnya.

Melalui kegiatan SAHABAT TPT ini diharapkan tercipta kolaborasi yang kuat antara tenaga kesehatan, kader, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pencegahan Tuberkulosis. Dengan peningkatan kapasitas kader serta tersedianya media edukasi yang memadai, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Terapi Pencegahan Tuberkulosis semakin meningkat sehingga tujuan eliminasi TB dapat tercapai.

(Basa)

Pos terkait