oleh

Pramuka Makan di Atas Tanah, Menpora: Kwarnas Harus Bertindak

Metrobatam, Jakarta – Viralnya foto Pramuka di Tangerang dengan makanan tersaji langsung di atas tanah mendapat tanggapan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Dia menyayangkan kejadian ini.

Ditemui usai menghadiri ‘Sekolah Kepemimpinan Gus Dur’ di Graha Gus Dur, Kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh I No 9 Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (26/3), menurutnya hal ini melanggar norma kepantasan.

“Pembinanya harus latihan lagi. Sejelek-jelek manusia ya harus ada lemeknya, paling nggak dari daun pisang. Saya menyesali ini,” ujarnya.

Dia juga menyetujui jika pembina dari acara tersebut perlu memperoleh pembinaan ulang. Orang seperti itu dirasanya belum pantas menjadi pembina Pramuka.

“Silakan (diadakan pembinaan) untuk Pramuka. Kwarnas harus bertindak. Lebih baik panggil pihak-pihak yang terkait. Silakan panggil sesegera mungkin. Nggak boleh terulang lagi lah yang seperti itu,” pungkasnya.

Sementara itu melalui akun Instagramnya, Adhyaksa Dault telah menanggapi pada Sabtu (25/3) kemarin. Menurutnya foto yang mendapat kritik keras tersebut bukan bagian dari pendidikan dan pembinaan di Gerakan Pramuka. Dia dapat memastikan pembina kegiatan tersebut belum memenuhi kualifikasi pelatih dan pembina Pramuka.

“Saya tegaskan ini bukan bagian dari pendidikan dan pembinaan di Gerakan Pramuka, saya sangat menyayangkan ini. Saya pastikan bahwa pembina kegiatan tersebut belum mengikuti atau memenuhi kualifikasi pelatih dan pembina Pramuka,” tutur mantan Menpora itu.

Adhyaksa meminta panitia kegiatan Pramuka tersebut ditegur dan diberikan pembinaan. Dia ingin Senin depan, 27 Maret 2017, masalah ini telah selesai.

Kejadian makan berajang tanah itu terjadi saat kegiatan pengkaderan dan pelantikan anggota Baru Saka Wira Kartika di Kronjo pada tanggal 17-19 Maret 2017 lalu. Pembina Pramuka Kwaran Kronjo, Kabupaten Tangerang, Sulaiman, sudah meminta maaf. Berikut permintaan maaf Sulaiman selengkapnya:

Assalamualaikum WR WB, saya Sulaiman sebagai pamong saka wira kartika kwartir ranting Kecamatan kronjo, kwartir cabang Kabupaten Tangerang, Banten menyampaikan permohonan maaf kepada kak kwartir nasional gerakan Pramuka dan seluruh anggota Pramuka atas kegiatan yang dilaksanakan pada kegiatan proses pembinaan anggota saka wira kartika tanggal 17-19 maret 2017. Kami tidak akan mengulanginya kembali, terima kasih, salam Pramuka.

Pembina Pramuka Kwaran Kronjo, Kabupaten Tangerang, minta maaf atas kejadian itu. Pembina yang bernama Sulaiman itu berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut lagi melalui video, yang disebarkan Adhyaksa.

Berikut permintaan maaf Sulaiman selengkapnya:

Assalamualaikum WR WB, saya Sulaiman sebagai Pamong Saka Wira Kartika Kwartir Ranting Kecamatan kronjo, Kwartir Cabang Kabupaten Tangerang, Banten menyampaikan permohonan maaf kepada Kak Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan seluruh anggota Pramuka atas kegiatan yang dilaksanakan pada kegiatan proses pembinaan anggota Saka Wira Kartika tanggal 17-19 Maret 2017. Kami tidak akan mengulanginya kembali, terima kasih, salam Pramuka.(mb/detik)

News Feed