Raja Salman Berikan Penutup Kabah ke Masjid Istiqlal

Metrobatam, Jakarta – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Raja Salman tiba sekitar pukul 14.18 WIB, lebih lambat dari jadwal yang ditentukan pukul 13.45 WIB. Kedatangan Raja Salman disambut dzikir tahlil dan tahmid dari umat muslim yang sudah menunggu di Istiqlal.

Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan Raja Salman. Selain Jokowi, pejabat lain yang mendampingi Raja Salman adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua BPPMI Muhammad Muzammil Basyuni, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. Mereka mendampingi Raja Salman mulai dari lantai dasar hingga ruang utama masjid Istiqlal.

Read More

Sesaat tiba di masjid, Raja Salman langsung mengambil tempat dan salat tahiyatul masjid atau salat sunat memasuki masjid, di bagian tengah depan yang telah ditandai dengan kursi dan sajadah biru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kursi tersebut dibawa dan disediakan langsung dari Raja.

Tak sampai lima menit, Raja bersama rombongan memberikan kiswah atau potongan penutup Kabah kepada Masjid Istiqlal. Setelah itu, mereka langsung bertolak ke Istana.

Puluhan masyarakat berupaya masuk melalui pintu Al-Fattah. Namun, pengamanan ketat dari Istana menghalangi mereka. Beberapa ibu sempat terlihat emosi ketika rombongan awak media memasuki Masjid.

Raja Salman tiba di masjid setelah kunjungan singkat selama 30 menit di Gedung DPR. Raja Salman mendapat pengawalan yang ketat dalam perjalanan menuju DPR dan Istiqlal, di antaranya diiringi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Saat berada di DPR, Raja Salman berpidato menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas keramahan dalam menyambut diri dan rombongannya. Dia mengatakan harapan hubungan kedua negara saling memberikan manfaat.

Polisi Tebar Sniper
Polda Bali turunkan penjinak bom selama Raja Arab Saudi di Bali. Selain itu juga ada anjing pelacak yang akan diturunkan untuk mengamankan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz al Saud bersama rombonganya yang mencapai 1.500 orang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyrakat Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja di Polda Bali, Kamis (2/3). “Untuk mengamankan Raja Arab Saudi selama di Bali kami menurunkan menjinak bom, selain itu juga ada kapal laut,” kata Hengky.

Tidak hanya itu, Polda Bali juga menurunkan sniper. “Pasti ada sniper nanti. Tidak hanya satu titik, ada dimana-mana,” terangnya.

Dia menjelaskan, untuk pengamanan Raja Arab Saudi ini pihaknya juga melibatkan pecalang. “Pecalang pasti dilibatkan untuk menjaga wilayahnya masing-masih,” paparnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pecalang, dan TNI untuk mengamankan Raja Salman selama di Bali. Polda Bali sendiri menurunkan 878 personel dan ditambah dengan kekuatan lainnya yang bisa mencapai ribuan orang.

(mb/cnn indonesia/okezone)

Related posts