Soal Aksi 313, Polri: Unjuk Rasa Jangan Sampai Berbuah Anarki

Metrobatam, Jakarta – Polri belum menerima surat pemberitahuan secara formal terkait aksi 313. Namun, sudah ada komunikasi antara koordinator lapangan (Korlap) aksi 313 dengan pihak kepolisian.

“Formalnya kita belum terima hari ini, tapi secara non formal komunikasi sudah kita jalankan terhadap mereka-mereka yang akan melakukan unjuk rasa,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Rabu (29/3).

Bacaan Lainnya

Namun Boy tidak memberitahukan apa saja yang dibahas kepolisian dan korlap aksi tersebut. Boy mengimbau kepada para peserta aksi agar melakukan unjuk rasa dalam koridor hukum dan tidak melakukan tindakan melawan hukum.

“Korlapnya sudah diajak bicara, sudah juga dibangun saling kesepahaman, pengertian bahwa unjuk rasa ini jangan sampai berbuah pada hal-hal anarki,” ujarnya.

Selain itu, Polri juga meminta kepada peserta aksi agar memberikan surat pemberitahuan kepada polisi.

“Kita imbau kepada koordinator agar segera menyerahkan surat pemberitahuan, orang yang disertakan berapa, alat peraga apa, dan tempat dilaksanakan unras dimana. Ini sangat penting dikarenakan adanya saling koordinasi di lapangan dan jumlah personil yang perlu disiapkan,” imbaunya.

FUI rencananya menggelar aksi 313 dimulai dengan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dan long march ke Istana Merdeka.

Di depan Istana Merdeka, massa akan menyampaikan aspirasinya. Tuntutan aksi ini masih sama seperti aksi sebelumnya. Intinya, mereka meminta Presiden Jokowi memberhentikan Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang kini berstatus terdakwa kasus penistaan agama.

Di tempat terpisah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono meminta aksi tersebut tidak disusupi oleh agenda-agenda politik. “Tapi yang terpenting kegiatan ini untuk ibadah, tidak disusupi agenda Pilkada. Nanti ada kalau sudah lari ke Pilkada tentu ada konsekuensinya,” ujarnya.

Argo menyatakan pihaknya telah menerima tembusan STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan) terkait aksi 313 tersebut dari Mabes Polri. Polda Metro Jaya siap mengamankan aksi tersebut. “Kami mempersiapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan,” ujarnya.

Polda Metro Jaya telah membuat perencanaan pengamanan untuk aksi tersebut. Pihak kepolisian juga sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi apabila massa aksi bertindak anarkis.

Soal jumlah massa aksi, Argo mengaku belum mengetahuinya. “Saya belum tahu, belum baca,” tuturnya.(mb/detik)

Pos terkait