Sungai Kampar Meluap, 11 Sekolah Terendam Banjir

Metrobatam, Pelalawan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan hingga saat ini banjir masih merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Selain rumah, fasiltas umum seperti sekolah turut terendam.

Banjir yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Kampar tersebut membuat aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah terpaksa diliburkan.

Bacaan Lainnya

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger menyatakan ada 11 sekolah yang terendam, yakni delapan bangunan SD, satu MTs, dan dua bangunan SMP.

“Saat ini, ada 11 sekolah yang terendam yang tersebar di beberapa kecamatan. Selain sekolah fasilitas umum yang masih terendam adalah 14 rumah ibadah, tiga kantor desa, dan 20 ruas jalan,” ujar Edwar, Senin (20/3).

BPBD mencatat, hingga saat ini sedikitnya 2.724 kepala keluarga (KK) atau 9.128 jiwa terkena dampak banjir. Ketinggian air mencapai 76 sentimeter. Banjir melanda di Pelalawan menyebar di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pelalawan, Langgam dan Kecamatan Pangkalan Kuras.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Syafrudin menyatakan bahwa ada 12 sekolah yang terpaksa diliburkan akibat banjir. Syafrudin menyatakan belum bisa memastikan aktivitas belajar kembali normal.

“Kita belum tahu sampai kapan aktivitas di beberapa sekolah kembali normal. Kebanyakan sekolah yang diliburkan adalah tingkat SD. Kita berharap banjir segera surut dan aktivitas belajar mengajar bisa berjalan seperti biasanya,” harapnya.

Banjir di Kabupaten Pelalawan sudah terjadi hampir sebulan. Sejuah ini belum ada tanda tanda banjir akan surut. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan hujan dengan itensitas sedang hingga deras masih melanda Riau termasuk Kabupaten Pelalawan dalam beberapa hari ke depan.(mb/okezone)

Pos terkait