Tim SAR Cium Bau Menyengat, 1 Korban Longsor Kelok 17 Belum Ditemukan

Metrobatam, Limapuluh Kota – Tim SAR masih mencari satu korban yang diduga hilang tertimbun longsor di Kelok 17, Kawasan Kelok Sembilan Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (7/3).

Dari lokasi pencarian telah tercium bau menyengat yang diduga berasal dari korban yang tertimbun longsor.

Read More

Satu korban bernama Roni (22) mahasiswa STIE Pariaman masih belum ditemukan. Keluarga korban menyebut saat terjadi longsor Roni naik minibus bersama sopir dan ayahnya. Mobil yang ditumpangi korban dihantam longsor dan ditemukan di dasar jurang sedalam 50 meter.

Sopir dan ayah Roni sudah ditemukan dalam kondisi selamat dan sudah berada di rumahnya. Namun, Roni masih belum ditemukan. Pencarian korban difokuskan pada jarak 10 hingga 20 meter dari bangkai mobil korban. Tim SAR menyebut di sekitar lokasi penemuan dompet dan ponsel korban, petugas mencium bau menyengat.

Sementara itu, perbaikan jalan dan pembersihan material longsor terus dikebut oleh petugas gabungan Penanggulangan Bencana Kabupaten Limapuluh Kota. Petugas berusaha membuka akses jalan menuju 2 kecamatan yang masih terisolir karena ada sekitar 2.150 kepala keluarga.

“Masih ada 2 kecamatan yang terisolir, yaitu Nagari Galudua di Nagari Koto Lamo, dan Jorong Nenan di Nagari Maek. Daerah itu belum bisa kita jangkau karena sangat jauh, makanya kalau tidak bisa kita tembus dari darat kita nanti akan coba melalui udara,” kata Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi.(mb/okezone)

Related posts