Untuk Kembangkan Pelabuhan di Batam, Butuh Dana 2 Triliun

Ilustrasi Pelabuhan di Batam

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini tengah mengembangkan Batam untuk menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. Beberapa proyek pembangunan dan pengembangan yang dilakukan salah satunya adalah pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.

Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro mengatakan, pengembangan pelabuhan ini nantinya membutuhkan dana senilai Rp2 triliun. Tender pun akan dilakukan dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

“Untuk pengembangan Pelabuhan Batu Ampar kami lagi mau tenderkan, nilainya sekitar Rp2 triliun. Nanti kerjasama dengan perusahaan asing, perusahaan dalam negeri melalui skema PPP (Public Privat Partnership), semester II lah karena mesti bikin feasibility study-nya dulu, ajak konsultan,” tuturnya saat ditemui di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Pada pengembangan pelabuhan ini, akan dilakukan reklamasi seluas 20 hektar. Pengembangan ini akan dilakukan bersama pihak swasta sehingga tak membebankan anggaran pemerintah. “Itu untuk reklamasi 20 hektar, untuk container yard, gedung, pemasangan crane, perawatan sama IT,” tuturnya.

Selain pelabuhan, BP Batam juga tengah fokus untuk menyelesaikan persoalan lahan. Khusunya adalah pada 248 titik pemanfaatan lahan yang tidak digunakan pada kawasan tersebut.

“Masalah tanah itu adalah banyak tanah yang tidak terpakai, ada 248 titik lahan yang sudah dapat ijin tapi nggak dibangun-bangun dan presiden sudah perintahkan cabut, dan kami sebagai pemerintah harus cabut,” tutupnya.

Okezone

Pos terkait