oleh

Syok Usai Salah Tembak, Keberadaan Aiptu BS Dicari Polisi

Metrobatam, Bengkulu ā€“ Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, dalam satu atau dua hari ini akan menyelesaikan persoalan polisi berinisial BS (43), anggota Polres Kota Bengkulu, yang diduga salah tembak anaknya, BA (14).

Pasalnya, kata Sudarno, anggota berpangkat Aipda tersebut masih menenangkan diri atas kejadian yang menimpa anaknya.

”Dalam satu, dua hari ini akan kita selesaikan secepatnya,” kata Sudarno, saat ditemui Okezone, Kamis (27/4).

Sudarno menambahkan, saat ini terduga pelaku masih dalam keadaan syok berat usai kejadian tersebut. Meskipun demikian, terang Sudarno, pihaknya tetap mencari keberadaan terduga pelaku tersebut.

”Keberadaan masih kita cari. Dia (BS) sekarang masih syok berat atas kejadian ini,” ujar Sudarno.

Disinggung masalah senjata api (senpi) milik terduga pelaku, lanjut Sudarno, senpi tersebut sudah diserahkan ke Propam Polda Bengkulu, berikut dengan peluru milik terduga pelaku.

”Senjatanya sudah diserahkan, berikut peluru,” demikian Sudarno.

Sebagaimana diketahui, oknum aparat Polres Kota Bengkulu, berinisial BS (43) diduga salah anaknya sendiri berinisial BA (14), pada Rabu (26/5).

Ia salah tembak lantaran menduga anaknya itu adalah pencuri yang memasuki kediamannya di Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.

Sekira pukul 04.01 WIB, oknum polisi BS mendengar suara pintu kamar berbunyi. Mendengar suara tersebut, BS langsung mengambil senpi laras pendek atau pistol.

Lalu, BS diduga langsung meletuskan senpinya ke arah korban, BA, dan mengenai bahunya. Ketika dilihat, ternyata korban adalah anak kandungnya sendiri.

Melihat kejadian tersebut, BS langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi.

Seketika itu, BS langsung menyerahkan senpi kepada Subdit Renata Reskrim Poldaa Bengkulu. Selain itu, dari informasi BS diduga salah tembak yang mana korban disangka seorang pencuri yang masuk ke rumahnya. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUD M Yunus untuk diautopsi.(mb/okezone)

News Feed