oleh

Menko Polhukam: Perkuat Pancasila Sebagai Jati Diri Bangsa

Metrobatam, Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebut pentingnya menguatkan Pancasila sebagai jati diri bangsa. Khususnya di kalangan mahasiswa.

Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam kegiatan Coffee Morning. Acara berlangsung di ruang rapat Nakula Kemenko Polhukam.

“Saya memfokuskan memperkuat kembali jati diri bangsa, menanamkan kembali Pancasila sebagai satu-satunya jalan untuk mempersatukan bangsa yang heterogen ini,” ujar Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (4/5).

Wiranto mengatakan Indonesia sebagai negara yang kaya akan ras, budaya, dan agama perlu untuk disatukan. Akan tetapi, menurutnya, saat ini kondisi yang dihadapi Indonesia cukup mengkhawatirkan.

“Di sini saya sampaikan rasa persatuan memang sudah mulai menurun. Kepemilikan akan bangsa rasanya kok lemah. Ini gambaran negeri ini. Makanya usaha bela negara sangat penting. Menyadarkan bahwa kita harus mencintai dan merasa memiliki negeri ini. Membela tanpa pamrih. Itu harusnya kita lakukan,” sebutnya.

Pada pidato sambutannya itu, Wiranto mengimbau berbagai pihak untuk melakukan berbagai langkah untuk mendorong mahasiswa lebih mencintai bangsa. Rasa memiliki atas bangsa perlu untuk digugah kembali.

“Mari kita lakukan langkah-langkah kita untuk mengunggah kembali rasa memiliki bangsa ini kepada mahasiswa kita. Bukan diwajibkan, tapi merasa berkewajiban. Tidak disuruh tapi atas kesadaran. Tidak dipaksa tapi karena keikhlasan,” sebutnya

“Intinya, mari kita coba tanam negeri tempat kita dibesarkan, mungkin kita juga akan mati di sini. Kita harus tanamkan dalam diri bahwa ini negeri kita yang harus saya cintai. Kalau kesadaran sudah ada, dia akan mencari sendiri bagaimana membela negara,” tuturnya.

Acara diskusi ini digelar bersama Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Negeri dan perguruan tinggi swasta se-Jabodetabek.(mb/detik)

News Feed