Alamak! Tak Dihargai Istri, Buruh Bangunan Ingin Bunuh Diri

Metrobatam, Banyuasin – Tak tahan selalu ribut dengan istri dan diomeli mertua, Sugiono (27) warga kelurahan Betung, kabupaten Banyuasin, nekat memanjat tower provider setinggi 50 meter, hendak mengakhiri hidupnya dengan cara terjun bebas.

Untungnya, nyawa korban bisa diselamatkan setelah dibujuk sekira dua jam oleh pihak keluarga dan kepolisian.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal dari permasalahan keluarga. Sugi kerap cekcok dengan istrinya karena sementara mertuanya juga selalu ikut campur. Tidak tahan dengan omelan mertua dan sikap istrinya, Sugi sempat minggat dari rumah sejak delapan hari lalu.

“Tadi dia sempat SMS pada istrinya, kalau akan bunuh diri dengan memanjat tower,” jelas Kapolres Banyuasin, AKBP Andri Sudar Madi kepada wartawan, Jumat (28/7).

Mengetahui hal itu, petugas langsung datang ke lokasi kejadian dan siaga di bawah tower dengan membawa terpal berukuran lebar untuk menyelamatkan korban. Sedangkan tim yang lain bersama keluarga, membujuk korban agar turun dari tower. “Alhamdulillah dia selamat,” kata Andri.

Prosesi penyelamatan berlangsung dramatis, kerabat korban, istri dan anaknya berupaya membujuk Sugi agar turun dari tower. Sambil menangis, ia sempat mencurahkan uneg-unegnya selama ini, yang sering tidak dihargai, dihina disepelekan, hanya karena kerjanya sebagai buruh kasar yang punya penghasilan pas-pasan.

Kemudian istri dan keluarga korban, meminta maaf atas kejadian selama ini dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Sementara itu, anak korban yang masih balita, tak henti-henti menangis histeris melihat ayahnya berada di ujung tower setinggi 50 meter, hendak menjatuhkan diri.

Hingga akhirnya, niat Sugi untuk bunuh diri pun luluh. Dia turun dari tower dibantu pihak kepolisian dan disambut pelukan oleh keluarga serta warga sekitar.(mb/okezone)

Pos terkait