Jokowi Sudah Lama Siapkan Marsekal Hadi Jadi Panglima? Ini Kata Istana

Metrobatam, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Apakah Hadi memang sudah lama disiapkan Jokowi untuk jadi Panglima TNI?

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Presiden Johan Budi SP mengatakan penunjukan Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI sudah dipertimbangkan dengan matang oleh Presiden Jokowi.

Bacaan Lainnya

“Tentu Presiden punya pertimbangan-pertimbangan kenapa Pak Hadi yang dipilih,” kata Johan Budi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Pusat, Senin (4/12).

Selain itu, lanjut Johan, pemilihan Johan sebagai calon tunggal sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 34 tahun 204 tentang TNI. Terutama di dalam Pasal 13, di mana disebutkan Presiden bisa mengajukan calon tunggal Panglima TNI dan meminta persetujuan DPR.

“Karena di UU TNI itu kan persyaratan untuk menjadi Panglima TNI itu kan pernah menjadi Kepala Staf, perwira aktif, perwira tinggi aktif atau sedang menjadi Kepala Staf angkatan. Dari syarat-syarat yang ada di dalam UU TNI itu, menurut Pak Presiden Jokowi yang bisa memenuhi itu salah satunya adalah Pak Hadi Tjahjanto,” jelasnya.

“Tadi saya menyebut beberapa syarat yang ada di UU TNI itu, dan Presiden memenuhi syarat itu, dan (bisa) harus satu (calon) dalam UU TNI pasal 13, itu disebutkan satu calon pengganti Panglima TNI. Karena itu Presiden memilih Pak Hadi Tjahjanto,” tambahnya.

Dikatakan Johan, proses pembahasan nama Hadi sebagai calon Panglima TNI sebenarnya belum lama dibahas oleh Jokowi. Sebab masa pensiun Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI masih beberapa bulan lagi, yakni pada 1 April 2018.

“Saya kira belum lama proses pengajuannya, karena kan Pak Gatot baru akan pensiun pada 1 April 2018. Nah, itu proses perbincangan kalau disebut itu diskusi berkaitan dengan calon pengganti Panglima TNI tentu baru-baru ini,” katanya.

Meski demikian, Johan mengaku tidak tahu pasti siapa saja yang dilibatkan Jokowi dalama pembahasan sebelum akhirnya memutuskan untuk mengajukan nama Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI ke DPR.

“Saya tidak tahu apakah ada pertemuan atau tidak. Tapi kalau soal Pak Presiden diskusi dengan Panglima TNI, diskusi dengan Pak Wapres, diskusi dengan menteri yang lain mungkin bisa-bisa saja dilakukan. Dan saya kira itu tidak ada masalah, Presiden sebagai atasan Panglima TNI berdiskusi dengan Panglima TNI,” tutup Johan. (mb/detik)

Pos terkait