Diimingi Rp50 Juta, Polisi di Sumut Nekat Jual Sabu

Metrobatam, Medan – Seorang personel kepolisian berinsial Aipda H (44) diduga nekat mengedarkan narkoba jenis sabu seberat 1 ons. Dari hasil penjualan itu, bandar sabu menjanjikan akan memberikan uang Rp50 juta kepada H.

Terkait kasus itu, Kasat Res Narkoba Polres Asahan, AKP Wilson Siregar menerangkan, mulanya personel Timsus Narkoba Polres Asahan menerima informasi masyarakat bahwa terjadi transaksi narkoba di kediaman H, Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Lestari, Kabupatean Asahan, Sumatera Utara pada Sabtu 27 Januari 2018 lalu.

Read More

“Menindak lanjuti informasi tersebut tim melakukan pengecekan dan penangkapan terhadap tersangka (H) serta setelah dilakukan penggeledahan di dalam ruangan rumah tersangka ditemukan barang bukti diduga narkoba,” ujar AKP Wilson, Senin (29/1).

Dari hasil penggeledahan di rumah Aipda H, petugas kepolisian menemukan barang bukti yakni, 11 plastik klip ukuran sedang yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan berat masing-masing 5 gram, dan satu plastik klip ukuran kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu.

Selain sabu, petugas juga menemukan narkoba jenis lain yakni, 1 butir pil esktasi, 1 timbangan digital, 1 botol larutan penyegar cap badak lengkap dengan pipet pengisap sabu dan pirek serta 1 amplop yang berisikan ganja kering.

Tersangka Aipda H ditangkap di rumahnya. Setelah diperiksa, dia menerangkan bahwa narkoba sabu tersebut dibeli dari Bandar bernama FT warga Tanjung Balai pada hari Kamis tanggal 25 Januari 2018 di Batu Tujuh Kecamatan Simpang Empat sebanyak 1 ons (100 gram).

“H dan FT buat perjanjian apabila sabu tersebut telah habis terjual, H akan dibayar dengan harga Rp50.000.000 (lima puluh juta Rupiah). Sabu tersebut sebagian telah laku dijual. Saat ini tersangka masih kita periksa,” pungkas AKP Wilson. (mb/okezone)

Related posts