Pesan Jokowi ke Sofyan Djalil: Kalau Tidak Sampai Target Bisa Enggak Jadi Menteri Lagi

Metrobatam, Palembang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia seharusnya bisa menerbitkan ratusan juta sertifikat. Namun, sampai tahun 2015 baru 46 juta sertifikat yang bisa diberikan kepada masyarakat.

“Saya perintahkan kepada Menteri (Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil), saya targetkan 5 juta harus selesai diberikan kepada masyarakat tahun kemarin. Tahun 2018 ini ditargetkan 7 juta harus diberikan. Kerja keras tahun depan saya targetkan 9 juta sertifikat. Setiap saya pergi kunjungan ke desa ke kampung, bahwa banyak sengketa lahan di semua provinsi,” Jelas Jokowi saat memberikan kata sambutan di PSCC Palembang, Senin (22/1).

Read More

Di depan warga yang hadir dalam acara penyerahan sertifikat di Sport Convention Center (PSCC) Palembang, Jokowi pun menegaskan target 126 Juta sertifikat rampung pada tahun 2025. Setiap tahun, Kepala Negara memasang target penerbitan sertifikat untuk diserahkan kepada masyarakat.

“Karena ada 80 juta serifikat yang belum diselesaikan, target 2025 harus rampung semuanya. Janji saya dengan Pak Menteri kalau target enggak ketemu, pak hati-hati bisa tidak menjadi menteri lagi,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan warga yang hadir.

“Enggak bisa saya bekerja tanpa target. Kalau menteri diberi target semuanya berkerja kalau tidak memenuhi target kita copot. Setuju tidak?” Lanjut Jokowi diiringi kata setuju oleh masyarakat yang hadir.

Jokowi berpesan, bagi masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat, agar dijaga dan digunakan sebaik-baiknya. Presiden juga menyarankan agar sertifikat yang dimiliki untuk di fotokopi terlebih dahulu, sehingga jika ada hal yang tidak diinginkan seperti sertifikat hilang memudahkan proses pembuatan kembali di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Yang sudah pegang serifikat tolong diberi plastik, jadi kalau genteng bocor kena air enggak rusak, sertifikatnya di fotokopi agar kalau hilang yang asli copy-nya masih ada. Kalau hilang mudah ngurusnya karena ada copy-annya,” tandasnya. (mb/cnn indonesia)

Related posts