Staf AirAsia Meninggal Saat Penerbangan Kuala Lumpur-Bandung

Metrobatam, Jakarta – Seorang staf maskapai AirAsia meninggal dunia saat penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Bandung. Akibatnya pesawat dengan kode penerbangan AK 416 harus dialihkan ke Bandara Internasional Senai, Johor Bahru, Malaysia.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (24/1) lalu. Saat pesawat dalam perjalanan ke Bandung, pilot menerima laporan terkait adanya situasi darurat medis. Namun staf tersebut dinyatakan meninggal oleh tim dokter sesaat setelah pesawat singgah di Bandara Internasional Senai.

Read More

“Seorang penumpang yang merupakan staf AirAsia yang sedang dalam perjalanan dinas telah mendapatkan tindakan medis setibanya di bandara, namun yang bersangkutan dinyatakan meninggal oleh dokter yang menangani situasi darurat tersebut,” jelas AirAsia Malaysia dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Jumat (26/1).

Setelah peristiwa tersebut penerbangan AK 416 kemudian dilanjutkan ke Bandung pada Rabu (24/1) pukul 09.00 waktu setempat. Pesawat tiba Bandara Internasional Husein Sastranegara pukul 10:11 WIB.

“Keluarga besar AirAsia turut berduka cita atas kepergian salah satu Allstar (julukan bagi staf AirAsia) dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamya kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami akan memberikan bantuan serta dukungan yang diperlukan bagi keluarga selama masa berkabung,” demikian lanjutan keterangan itu.

“Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama kami dan kami berkomitmen untuk memberikan bantuan yang diperlukan dalam situasi ini.”.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Corporate Secretary & Communications AirAsia Indonesia Baskoro Adiwiyono menegaskan staf AirAsia tersebut tidak sedang bertugas sebagai kru pesawat. Almarhum hanya sebagai penumpang pesawat yang sedang dalam perjalanan dinas.

“Kami juga berkenan untuk menyampaikan bahwa Staf AirAsia yang dimaksud saat itu tidak sedang bertugas sebagai kru aktif. Melainkan sedang dalam perjalanan dinas,” ucap Baskoro.

“Jadi Almarhum tidak sedang menerbangkan pesawat dalam penerbangan yang dimaksud. Beliau ketika itu sebagai penumpang, dalam perjalanan dinas,” tutur Baskoro. (mb/detik)

Related posts