Katulampa Siaga 1, Jakarta Siap-siap Dilanda Banjir

Metrobatam, Jakarta – Bendung Katulampa, Bogor, Siaga 1 pagi ini. Dikutip dari siaran twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Senin pagi (pukul 08.30 WIB) ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 220 cm.

Atas dasar itu, BPBD DKI Jakarta pun menyiarkan peringatan dini, “waspada banjir kiriman di bantaran kali Ciliwung”.

Read More

“Kami sudah sebarkan peringatan ini, juga SMS blast (ke masyarakat di wilayah-wilayah DKI waspada banjir),” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta Jupan Royter saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (5/1).

Lebih lanjut, Jupan berharap situasi di Katulampa itu tak berujung banjir di wilayah-wilayah bantaran kali Ciliwung di Jakarta dan sekitarnya.

“Kalau saluran lancar, dan intensitas hujan di sini pun ringan tak banyak, kita tentu berharapnya tak terjadi banjir,” kata Jupan.

Berdasarkan perhitungan rata-rata, Jupan mengatakan pihaknya memperkirakan limpahan air dari Katulampa hingga Pintu Air, Manggarai, Jakarta sekitar enam sampai sembilan jam.

Sementara itu, di Bendung Katulampa itu ketinggiannya meningkat drastis dari pukul 08.00-08.30. Dalam info Sistem Peringatan Bencana (DWS) BPBD DKI Jakarta disebutkan pada pukul 08.00 WIB ketinggian air di Bendung Katulampa adalah 180cm (Siaga II).

Warga Diminta Waspada

Warga di bantaran Ciliwung di sepanjang Bogor, Depok, hingga Jakarta diminta waspada adanya luapan sungai. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah.

“Diprediksikan sekitar 9 jam ke depan debit banjir akan sampai di Pintu Air Manggarai, Jakarta,” kata Sutopo dalam keterngan tertulisnya, Senin (5/2).

Ia mengimbau warga di bantaran Ciliwung untuk tidak beraktivitas di pinggir sungai. Kawasan di Jakarta yang diperkirakan akan diterjang luapan air adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Hujan deras mengguyur wilayah hulu Ciliwung di Bogor sejak Minggu (4/2) malam hingga Senin dini hari. Hal ini membuat tinggi muka air Bendung Katulampa terus naik. Terakhir pada pukul 09.05 WIB, tinggi air di Katulampa mencapai 240 cm atau level siaga satu.

“Hujan masih berlangsung di wilayah Bogor sehingga dapat menambah debit banjir Sungai Ciliwung,” kata Sutopo.

Namun diperkirakan, banjir tidak akan besar dan meluas karena hujan tidak merata. Sampai saat ini sungai-sungai lain di wilayah Jakarta masih level normal atau aman seperti Kali Krukut, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Karet, dan Kali Pesanggrahan.

“Banjir diperkirakan hanya terjadi di permukiman di bantaran sungai, daerah-daerah lain masih aman,”ujarnya.

Sutopo mengatakan, Badan Penangguangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Bogor dan BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi peringatan dini banjir kepada masyarakat, aparat Lurah dan Kecamatan. Peralatan, logistik, dan personil disiapkan untuk melakukan antisipasi banjir.

Februari adalah puncak hujan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Menurut Sutopo, potensi banjir akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan. Karena itu masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan genangan. (mb/cnn indonesia)

Related posts