Jadi Kepala BNN Berat, Buwas Harap Heru Cepat Belajar

Metrobatam, Jakarta – Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso (Buwas) berharap Inspektur Jenderal Heru Winarko dapat cepat belajar dan beradaptasi setelah resmi menggantikan posisinya.

Hal itu disampaikan karena Heru sama sepertinya dahulu tidak pernah secara spesifik menangani permasalahan narkotika sebelumnya. “Kalau beliau dengan gigih mau mendalami permasalahan narkotika maka tidak ada orang yang tidak bisa,” ucap Budi Waseso di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (1/3).

Bacaan Lainnya

Akpol lulusan 1984 ini menuturkan, penanganan narkotika merupakan salah satu hal tersulit baginya selama bertugas di Kepolisian. Sebab, masalah narkotika bukan cuma masalah nasional, tapi juga internasional.

“Ini pekerjaan yang sangat sulit karena menjadi persoalan internasional seperti kemarin berusaha menangkap dan membongkar jaringan,” kata mantan Kabareskrim Polri ini.

Salah satu hal sulit dalam permasalah narkotika adalah pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Misalnya seperti pengungkapan TPPU bandar narkotika sebesar Rp6,4 triliun, dan Rp3,2 triliun sekitar dua tahun lalu. “Tahun ini saya sampaikan bisa lebih besar lagi dan drastis luar biasa,” tuturnya.

Selain itu, tahun ini juga akan menjadi sangat sibuk bagi Heru karena menyambut pesta demokrasi. BNN harus memberi keterangan pemeriksaan laboratorium terhadap calon kepala daerah, calon presiden, dan wakil presiden.

Beberapa hal lain yang menjadi tugas Heru adalah pembenahan sarana dan prasarana seperti gedung BNN. Heru juga harus membawa BNN melakukan sinergi dengan lembaga lain seperti Kementerian Hukum dan HAM dalam urusan lapas, serta Kementerian Keuangan mengenai bea dan cukai.

Sebab itu, Buwas berharap Heru dapat mengemban tugas yang diamanatkan Jokowi dengan memastikan Indonesia bisa cepat lepas dari masalah narakotika karena mengancam generasi muda. (mb/cnn indonesia)

Pos terkait