Buron 4 Tahun, Koruptor Proyek Keramba Pemprov Riau Ditangkap

Metrobatam, Pekanbaru – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru melakukan penangkapan buron koruptor selama 4 tahun. Terpidana bernama Irwansyah Lintang itu terjerat dalam kasus korupsi proyek keramba Pemprov Riau.

Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo mengatakan, Irwansyah ditetapkan buron setelah ada putusan Mahkamah Agung (MA) bernomor 348K/PID.SUS/2014 tanggal 6 Oktober 2014. Di mana, dalam putusan hakim MA menjatuhkan vonis 4 tahun.

Read More

“MA menyatakan menolak putusan Irwansyah Lintang. Saat ini, terpidana kasus keramba tersebut sudah kita jebloskan Lapas Kelas II A Pekanbaru,” terang Odit kepada Okezone, Rabu (5/9).

Irwansyah Lintang ditangkap tim Kejari Pekanbaru tadi pagi di Jalan Kartama. Di kasus proyek pembuatan keramba, terpidana merupakan Direktur PT Primaboss Mobilindo.

Untuk memuluskan proyek korupsi berjamaah itu, terpidana bekerjasama dengan Kepala Sub Dinas Pengembangan Perikanan Darat Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Dia menjelaskan, nilai proyek pembuatan keramba yang bersumber dari APBD dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau tahun anggaran 2008 senilai Rp8 miliar. Hasil pemeriksaan, ditemukan kerugian negara Rp2,6 miliar.

“Modusnya mereka melaksanakan kegiatan pembuatan keramba dengan menggunakan kayu yang tidak awet, tidak kuat dan tidak tahan terhadap air. Hasilnya, tentu tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang di dalam kontrak,” imbuhnya.

Namun anehnya, dalam perkara kasusnya sampai tingkat kasasi di MA, Irwansyah Lintang tidak pernah ditahan. Di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dinyatakan bersalah dengan vonis 5 tahun penjara. Kemudian, terdakwa banding. Namun, hakim Pengadilan Tinggi menolak banding terdakwa dan tetap menghukum terdakwa 5 tahun bui.

Dengan percaya diri, terdakwa kembali melakukan upaya hukum dengan melakukan kasasi. Hakim MA pun menyatakan terdakwa bersalah dan divonis 4 tahun.

“Dari penyidikan hingga tinggkat MA, Irwansyah memang tidak pernah ditahan. Alasannya karena terdakwa kooperatif,” pungkasnya. (mb/okezone)

Related posts