Diduga Kena Serangan Jantung, Arlet Tenins Meja Ini Meninggal Usai Bertanding

Metrobatam, Jambi – Atlet tenis meja Suhaimi Hamid (59) dinyatakan meninggal dunia setelah ditemukan tergeletak di lapangan dan langsung dibawa ke RS Annisa, Kota Jambi. Berdasarkan keterangan dari dokter UGD RS Annisa, diketahui penyebab kematian atlet yang mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi ke XXII itu diduga akibat serangan jantung.

Keterangan tersebut disampaikan Koordinator Tim Medis Kontingen Batanghari dr Taqwin kepada sejumlah media. “Untuk sementara berdasarkan keterangan dari dokter di UGD yang mengeluarkan surat keterangan kematian diduga akibat serangan jantung,” ujarnya, Selasa (20/11).

Menurutnya, saat Suhaimi Hamid tergeletak di lapangan dan tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke RS Annisa, sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Sesuai dengan protap saat menerima pasien, kondisi pasien sudah tidak ada denyut nadinya. Selanjutnya dilakukan bantuan hidup (RJP) Resusitasi Jantung-Paru sebanyak lima kali selama dua menit,” ujar Taqwin.

Bacaan Lainnya

Begitu juga saat dilihat dari rekaman detak jantung, aktivitas jantung terlihat tidak. “Dari hasil rekam medis tersebut, dokter menyatakan bahwa Suhaimi Hamid meninggal dunia.”

Sebelumnya, pada Senin sore atlet tenis meja asal Kabupaten Batanghari, Jambi tersebut, sempat bertanding melawan atlet Kabupaten Bungo di Porprov ke XXII Jambi di Gedung GOS, Kota Baru, Kota Jambi.

Usai bertanding, ketika Suhaimi istirahat untuk duduk sejenak di dalam lapangan pertandingan. Tidak lama kemudian, mendadak Suhaimi tergeletak begitu saja dan tidak sadarkan diri.

Melihat itu, para atlet langsung bergegas mendatanginya dan langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. (mb/okezone)

Pos terkait