Metrobatam, Aceh – Seorang warga Desa Pulo Ie, Kemukiman Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Aceh, diinjak oleh gajah liar saat pulang dari kebunnya, sekira pukul 15:30 Wib, pada Rabu (14/11).
Kejadiaan nahas tersebut menimpa Kamaruddin (55), hingga mengalami luka memar di bagian perut dan tubuhnya kini tak bisa bergerak.
Keuchik Pulo Ie, Marhaban mengatakan, kejadian itu terjadi pada saat Kamaruddin baru saja pulang dari kebun bersama seorang temannya. Dalam perjalanan pulang tersebut, Kamaruddin dan temannya bertemu dengan kawanan puluhan ekor gajah liar.
“Saat bertemu dengan kawanan gajah liar di tengah perjalanan, keduanya (Kamaruddin dan Ismail) sempat menyuruh kawanan gajah liar itu pergi dari jalan. Setelah kawanan yang pertama ini pergi, keduanya melanjutkan perjalanan pulang,” kata Marhaban kepada wartawan.
Marhaban menambahkan, keduanya kembali berpapasan kawanan gajah liar beranak di tengah jalan. Saat itulah, Kamaruddin diamuk oleh gajah dengan belalai, hingga kemudian dia terjatuh ke tanah.
Ketika terjatuh di tanah, sebut Marhaban, Kamaruddin sempat mengangkat tangan sebagai tanda permintaan maaf. Gajah itu sempat berhenti menyerang. Namun, tiba-tiba anak gajah liar itu menginjak bagian perut kiri hingga paha Kamaruddin.
“Sementara Ismail, saat melihat temannya sudah diserang, dia segera bersembunyi di semak-semak,” kata Marhaban.
Usai diserang dan diinjak gajah, Kamaruddin kemudian diboyong pulang ke kampung oleh Ismail. Jarak lokasi kebun ke desa sekitar 30 menit jalan kaki.
Setelah itu, Kamaruddin segera dilarikan ke Rumah Sakit Tgk Chik Ditiro, Sigli, untuk mendapatkan perawatan medis. (mb/okezone)














