Dinsos Tanjungpinang Buka Dapur Umum untuk Korban Banjir dan Longsor

banner 468x60

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Dinas Sosial Kota Tanjungpinang sejak 2 hingga 4 Januari 2021 telah menyalurkan sekitar 7.500 nasi bungkus kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir dan longsor di Kota Tanjungpinang.

Dalam penyalurannya, dinsos membuka posko/dapur umum, yang dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Amrialis, dibantu Tim Tagana Kota Tanjungpinang.

Bacaan Lainnya

“Melihat kondisi banjir yang semakin meluas, pendistribusian kita lakukan secepatnya untuk membantu masyarakat,” katanya, Selasa (5/1/2021).

Sejak musibah terjadi, lanjutnya, setiap hari sekitar 2.500 nasi bungkus sudah kita salurkan di kelurahan Tanjungpinang Barat. Bantuan kita berikan tiga kali dalam sehari yakni, pagi, siang, dan malam. Sementara untuk wilayah Dompak, kita salurkan sebanyak 64 nasi bungkus untuk malam hari

“Kelurahan Tanjungpinang Barat merupakan salah satu wilayah yang paling parah terkena banjir,”ujarnya.

Selain itu, pihaknya bersama tim Kesehatan dari Puskesmas Batu 10 juga membantu eksekusi masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor.

“Wali kota Tanjungpinang juga turun langsung ke dapur umum untuk melihat kesiapan penyaluran bantuan tersebut,” tambahnya.

Ia mengimbau, semua masyarakat dan pihak yang ingin menyumbang bantuan untuk bencana banjir dan longsor dapat segera mengirimkan bantuan melalui Dinas Sosial Kota Tanjungpinang.

“Ini agar semua sumbangan terkoordinasi dengan baik dan tidak ada yang tertinggal oleh kita. Sehingga sumbangan dari para donatur dapat dibagikan secara merata untuk masyarakat yang terkena musibah,” tuturnya.

Selain di Kelurahan Tanjungpinang Barat, dinas sosial juga membuka tiga posko/dapur umum di wilayah kelurahan batu IX yaitu di Jalan Lembah Merpati, Jalan Aljafaron, dan Hanglekir Bawah.

“Hingga Selasa (5/1/2021), bantuan korban banjir dan longsor masih terus berdatangan. Sebelumnya, kita juga sudah terima bantuan dari Gubernur, Wali kota, Organisasi Perangkat Daerah, Pemko Tanjungpinang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan donatur lainnya. Kita bagikan kepada korban banjir dan longsor,” tuturnya. (Ip)

Pos terkait