PUPR Tanjungpinang Targetkan Qur’an Center Difungsikan Juli 2021

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pembangunan dua gedung utama Qur’an Center yang berlokasi di Bukit Manuk saat ini sudah selesai dan dalam waktu dekat sudah bisa difungsikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, sesuai rencana awal target operasional Qur’an center pada tahun ajaran baru 2021. Dalam kalender normal sekitar bulan Juli, namun pada masa pandemi kemungkinan bisa berubah.

Bacaan Lainnya

“Jadi saya tidak bisa pastikan kapan waktu sebenarnya pengoperasiaanya, karena harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” kata Zulhidayat, Minggu (14/2/2021).

Zul menjelaskan, untuk pengelolaan nantinya sementara waktu akan dikelola sekretariat daerah bagian kesra, namun untuk ke depannya mungkin bisa dikelola yayasan atau instansi lain, “Sementara ini dikelola pemko,” ujar dia.

Qur’an center dibangun sesuai cita-cita Wali Kota Tanjungpinang sebelumnya, almarhum Syahrul bersama wakilnya, yang ingin menciptakan qori dan qoriah terbaik Tanjungpinang untuk ditularkan kepada masyarakat.

“Sehingga ketika ada ajang MTQ tingkat regional secara berjenjang tidak lagi kesulitan,” tambah dia.

Zul menyebutkan, saat ini, gedung Qur’an center yang sudah selesai dibangun difokuskan untuk pendidikan, belajar dan menginap para qori dan qoriah, serta sarana pendukung berupa masjid. Karena, tidak akan lengkap jika Qur’an center tidak memiliki masjid sebagai tempat ibadah.

“Karena anggaran yang tersedia hanya Rp5 miliar maka yang terbangun saat ini hanya dua gedung utama untuk pendidikan,” ucap Zul.

Menurut dia, jika ada anggaran lebih banyak, tentu pihaknya akan segera membangun fasilitas lainnya seperti, taman, dan jalan. Saat ini bangunan tersebut sudah bisa digunakan karena kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik, kursi dan meja sudah tersedia.

“Sekarang sudah bisa dioperasionalkan. Namun, belum maksimal. Untuk lebih sempurna, kita masih butuh tambahan anggaran,” tutup dia.

(Ip)

Pos terkait