3 Napi di Lapas Talu Sumbar Melarikan Diri

METROBATAM.COM. Pasaman – Kepala lembaga Pemasyarakatan kelas III Talu, Donni Isa Dermawan membenarkan pihaknya menjanjikan imbalan hadiah bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi lokasi 3 orang Narapidana yang kabur dari lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Talu kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

“Iya benar, kita akan memberi imbalan hadiah bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan ketiga Narapidana yang kabur tersebut, dengan menghubungi pihak berwajib atau nomor Hp 085271184346 dan atau 08126744082 ” kata Kalapas Kelas III Talu, Donni saat dikonfirmasi awak media, Selasa (11/5/21).

Bacaan Lainnya

“Kita ingatkan, barang siapa yang terindikasi menyembunyikan ketiga Napi buronan tersebut, dapat dikenakan Pasal 221 Ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana,” tegas Donni.

Donni juga menyebutkan, pihaknya telah menyebar luaskan foto ketiga buronan itu melalui media untuk memudahkan pencarian.

Apabila mengetahui 3 Napi tersebut dan memberikan informasi serta berhasil menangkap ke 3 Napi, maka akan diberi hadiah, bunyi selebaran itu.

Untuk diketahui, 3 Narapidana Lapas kelas III Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera barat kabur pada hari Minggu (9/5/21) pagi.

Ketiga Narapidana tersebut merupakan Napi dalam kasus Narkoba, kata Kalapas Donni Isa Dermawan, kepada awak media di Simpang Empat, Pasaman Barat. Senin (10/5/21).

Donni menjelaskan, ketiga Napi tersebut kabur dengan cara memanjat pagar teralis, tembok keliling Lapas yang ada,

“Ketiga Napi itu adalah Rudi harianto (29) perkara UU nomor 35 tahun 2009 yang di pidana tujuh tahun penjara, kemudian, Reski yandra (23) perkara UU nomor 35 tahun 2009 yang di pidana enam tahun penjara dan Sandi (24) perkara UU nomor 35 tahun 2009 yang di pidana delapan tahun penjara,” ujarnya.

Ia menyebutkan, mereka melarikan diri pada saat petugas membuka pintu untuk mengeluarkan delapan orang Narapidana kamar nomor 6 yang bertugas sebagai Petugas Piket Blok.

Pada saat melaksanakan kebersihan Blok, secara tiba-tiba 3 orang Narapidana berlarian kencang memanjat pagar teralis depan blok kamar hunian. Mereka memanjat pagar teralis berduri tersebut dan langsung melompat ke atap-atap kantor untuk berusaha melarikan diri, melihat hal tersebut petugas yang membuka pintu secara spontan langsung mengunci pintu dan memasukkan kembali lima orang Narapidana, Petugas Piket itu untuk menghindari pelarian lebih banyak,” jelas Donni.

“Petugas langsung mengejar dan mencari ketiga Narapidana itu sekeliling Lapas, namun tidak ditemukan,” ujarnya.

“Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Talamau,untuk melakukan pengejaran terhadap ketiga narapidana yang kabur tersebut,” ungkapnya.

Ia juga telah melaporkan kepada Kadivpas Provinsi Sumatera Barat.

“Kami juga berupaya mencari ke alamat keluarga ketiga Narapidana dan juga berkoordinasi dengan unsur masyarakat, namun sampai hari Selasa (11/05/21), ketiga Narapidana belum ditemukan,” pungkasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui, harap melapor kepada pihak berwajib.

(Basa)

Pos terkait