Pencanangan Nagari Statistik, Wagub Sumbar: Saya Cinta Statistik

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy. (Foto: Humas Provinsi Sumbar)

METROBATAM.COM. Padang – Statistik sebagai ilmu yang berdasarkan matematika sering mendapat kesalahan persepsi di kalangan masyarakat. Padahal, statistik atau matematika ini sejatinya adalah proses merumuskan dan menyelesaikan masalah menjadi lebih efektif dan efisien.

Menurut Sensus Mojok.co, statistika berada pada peringkat pertama sebagai mata kuliah tersulit yang katanya membuat IP bobrok, diikuti oleh kalkulus. Karena dianggap sulit inilah sehingga banyak orang tidak menyukainya.

Bacaan Lainnya

Namun berbanding terbalik dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy. Ia menyampaikan dirinya merupakan orang yang sangat mencintai statistik.

“Saya orang yang suka statistik. Tiap kuliah statistik pasti saya dapat nilai A. Di Statistik, metode penelitian, rancangan percobaan, pasti saya dapet A di setiap bidang yang saya ikuti. Saya seneng banget sama statistik, makanya saya suka sama data,” Kata Audy dalam sambutan Pencanangan Pembentukan Nagari/Desa/Kelurahan Statistik se-Sumbar di Auditorium Gubernuran, Jum’at (28/05/2021).

Berkaitan dengan statistik, Audy menyampaikan bahwa di Sumatera Barat khususnya Nagari Sungai Duo, Dharmasraya telah hadir Nagari Statistik Pertama di Indonesia dan telah diresmikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia Suhariyanto.

Nagari Statistik adalah bentuk implementasi dari apa yang disebut dukungan data statistik yang akurat, terintegrasi, cepat, dan mudah diakses. Data dari statistik ini sangat berguna bagi pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat.

“Data is the most important thing to make policy. Jadi memang ini statistik sangat penting karena dari data itulah kepala pemerintahan bisa buat kebijakan yang tepat,” Imbuhnya.

Meski demikian, Audy mengungkapkan belum pernah melihat bagaimana sistem Nagari Statistik di Sungai Duo dan merencanakan akan meninjau langsung ke sana.

“Nanti kita alokasikan waktu ke Dharmasraya untuk melihat sistem yang diaplikasikan di sana secara langsung, tidak hanya melalui video ini (dokumenter),” tutup Audy.

(alex/hum)

Pos terkait