Metrobatam.com, Natuna – Desas-Desus minimnya APBD Natuna Tahun 2021 pada saat ini,di Kabupaten Natuna mulai terdengar. Tunda salur dari kegiatan yang telah dianggarkan pada tahun 2020 pun hingga sekarang, informasinya belum juga tersalurkan ke APBD Natuna, sehingga Krisis keuangan sedikit demi sedikit mulai terasakan oleh beberapa Pihak.
Dari pantauan awak media ini (27/8/21) di kutip dari halaman LPSE Kabupaten Natuna, terlihat beberapa proyek lelang, yang bersumber dari Dana APBD hingga DAK sudah tertayangkan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna, tetapi anehnya dari Milyaran uang yang telah dikucurkan oleh Pemerintah Natuna tersebut, tak satupun program tersebut yang menyentuh ekonomi Masyarakat. Sehingga ekonomi di Kabupaten Natuna agak terlihat lesu.
Somad selaku Kades desa Sededap saat dikonfirmasi Jumat (27/8/21) juga menyebutkan bahwasanya saat ini kami dari pihak desa juga lagi menunggu dana ADD masuk ke kas kami.
“Sudah 3 bulan itu terpending, kemaren saya beserta forum desa, sudah mengadakan pertemuan dengan BPKAD Natuna, terakait dana tersebut. Tapi hingga sekarang dana ADD tersebut pun, belum kami terima,” terang Somad.
Menanggapi hal tersebut Junaidi selaku Anggota Komisi III DPRD Natuna, saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon Jumat (27/8/21) mengenai keuangan daerah yang beberapa bulan ini agak mengalami kendala meminta kepada Pemerintah Daerah, untuk bisa berhati-hati dalam menjalankan keuangan Daerah.Jangan nanti kegiatan yang sudah dijalankan, tiba-tiba akhirnya dana tidak tersedia dan akhirnya menjadi hutang bagi Pemerintah Kepada pihak 3 dan ujung-ujungnya menjadi beban lagi terang junaidi.
Hingga berita ini di terbitkan, awak media ini belum bisa mengkonfirmasi kepada Kepala TAPD Natuna (Sekda Natuna) Red














