RCI Batam Kesal Penarikan Mobil oleh Leasing Semakin Menjadi

Eri Okta bersama Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) Rencar Indonesia (RCI) dan Anggota RCI

METROBATAM.COM. BATAM – Puluhan Pengusaha Rental Mobil kembali mendatangi Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Batam untuk mengutarakan aspirasinya kepada Komisi I atas tindakan leasing yang semakin meresahkan.

Kedatangan puluhan Pengusaha itu untuk mengadukan atas tindakan leasing yang tidak menepati perjanjian dengan tidak menarik kendaraan Debitur di masa Pandemi Covid-19 .

Bacaan Lainnya

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Rencar Indonesia (RCI) Batam, Prasetyo melalui anggotanya Eri Okta mengatakan, pihaknya kesal atas tindakan leasing yang tidak merpati perjanjian penarikan di masa pandemi Covid-19.

“Kita kesal dengan para leasing yang tidak memikirkan kami para Debitur. Bagaimana tidak, bukanya diberi keringanan kini malah semakin di beratkan beban kami,”kata Eri saat diwawancarai awak media Jumat (20/8/2021)

Dikatakan Eri, sudah banyak rekan-rekannya yang mobilnya ditarik oleh pihak leasing. Namun, saat hendak mengurus kembali mobilnya, beberapa leasing mempersulit dengan meminta bunga dan tunggakan oleh debitur.

“Dimasa seperti ini, tolonglah berikan kami kelonggaran dengan tidak mempersulit para debitur. Jangan benturkan kami dengan pihak ke tiga,” ucapnya.

Eri juga mengatakan, sampai saat ini ada sekitar 15 unit kendaraan rekannya yang ditarik oleh leasing. Bahkan, penarikan paksa pun pernah dilakukan oleh pihak Leasing.

“Untuk jumlah penarikan, di dalam komunis RCI ini sekitar 15 unit mobil yang sudah ditarik oleh leasing. Namun, saat hendak membayar, malah dipersulit. Maka dari itu kami berharap dengan RDP ini pihak leasing dapat memberikan keringanan serta kemudahan kami para debiturnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen Rencar Indonesia (RCI), Tony Purba berharap, dengan dilakukannya RDP ini dan yang langsung dijembatani oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.

“Kami mengharapkan, untuk seluruh leasing yang ada di Kota Batam agar mendengarkan apa yang sudah diarahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena, aturan aturan yang dibuat OJK sudah banyak yang dikesampingkan para leasing. OJK juga sudah memberikan aturan untuk tidak terlalu mengekang dan membebani, tapi faktanya aturan itu di kesampingkan,” tutupnya. (Fai)

Pos terkait