Pasca Penggagalan Penyeludupan Sabu, Granat Batam Acungkan Jempol kepada Tim

Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Syamsul Paloh

METROBATAM.COM. BATAM – Pasca penangkapan lima orang kurir narkotika jenis sabu di batam, mendapat sorotan positif dari Gerakan Anti Narkoba (Granat) Batam.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Syamsul Paloh. Pihaknya mengatakan, sangat bangga dan mengapresiasi kinerja Satres Narkoba Polreata Barelang yang bekerja sama dengan DJBC Kepulauan Riau dalam menggagalkan penyeludupan barang haram tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita turut apresiasi atas tim yang menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu ini. Perlu di ketahui, ini adalah penangkapan terbesar di Kepri,” kata Syamsul saat menghadiri Konferensi pers di Polresta Barelang pada Senin (20/9/2021 ).

Dikatakan Syamsul, pihaknya meminta kepada Polda Kepri untuk memberikan penghargaan. Karena pencapaian menggagalkan sebanyak 107,258 Kilogram sabu.

“Kita akan usulkan ke Polda untuk memberikan kepada tim sebuah penghargaan karena telah sukses menggagalkan sabu dalam jumlah yang sangat besar. Bahkan penggagalan narkotika ini adalah rekor terbesar sepanjang sejarah,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, dari kelima tersangka ini, pihaknya berharap saat sidang nanti diberikan hukuman seberat beratnya.

“Kami berharap saat mereka di sidang nanti, berikanlah hukuman yang sesuai dengan beratnya kasus mereka. Kalau bisa hukum seberat beratnya, atau hukum mati,” ujarnya.

Dirinya berharap keamanan perbatasan ini harus bersih dari penjahat yang ingin menghancurkan dengan Narkoba.

“Mari sama sama kita perangi narkoba. Jnagan sekali kali untuk mencoba. Sekali anda mencoba, seumur hidup anda menyesal,” tutupnya.

Pos terkait