BPJS Kesehatan Cabang Batam Jalin Kerja Sama dengan 3 FKTP Baru untuk Perluas Akses Pelayanan

Keterangan Gambar: Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady (dua dari kiri), bersama FKTP baru yakni Pimpinan Kimia Farma Antonius Dewanto (kiri), Kepala Bidang (Kabid) Penjaminan Manfaat Primer (PMP) Yusrianto (dua dari kanan) dan Pimpinan Zada Medical Dian Arfika (paling kanan) di Kantor BPJS Kesehatan, Batam Centre, Batam, Senin (4/10/2021).

METROBATAM.COM, BATAM Dalam rangka memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat, Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam kembali menjalin kerjasama dengan 3 (tiga) Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Penandatanganan perjanjian kerjasama FKTP tersebut dilakukan pada Senin (4/10/2021) di Kantor BPJS Kesehatan, Batam Centre.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady, mengatakan bahwa, 3 (tiga) FKTP tersebut yakni Kimia Farma Golden Land yang terletak di Simpang Kara, Kimia Farma Lorenzo di Tanjung Piayu, dan Zada Medical Sei Harapan menambah jumlah FKTP yang sudah bekerja sama untuk memberikan layanan kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Bacaan Lainnya

“Sampai dengan kemarin, sudah 124 FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik di Batam maupun di Karimun. Dengan tambahan ini menjadi 127, diharapkan dapat memberikan akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Batam,” kata Iwan.

Iwan berharap, setiap FKTP yang bekerjasama mampu untuk memenuhi komitmen layanan yang sudah disepakati. Terlebih untuk klinik yang sebelumnya belum pernah bekerjasama.

“Saya yakin Kimia Farma sebagai mitra lama kami, sudah paham betul komitmen dalam program JKN-KIS ini. Sedangkan untuk Zada Medical sebagai mitra baru, saya berharap ke depan kita dapat melakukan komunikasi yang intens supaya hal baru ini dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan,” ujarnya.

Lanjut Iwan, BPJS Kesehatan dan FKTP sudah seharusnya berkolaborasi untuk program JKN-KIS ini. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan monitoring bersama dan memberikan masukan jika ada kebijakan atau hal yang memberatkan dalam pelaksanaannya.

“Kami selalu mengharapkan adanya komunikasi, masukan dari FKTP misalnya. Jika komunikasinya tidak lancar maka programnya pasti akan tersendat. Maka dari itu sama-sama kita kolaborasi, agar ke depan tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh terkait pelayanan kesehatan program JKN-KIS ini terutama di FKTP,” katanya.

Sementara, ditambahkan Pimpinan Zada Medical, Dian Arfika, mengatakan bahwa, untuk menyambut pelayanan kepada peserta JKN-KIS ini pihaknya sudah menyesuaikan dengan standar BPJS Kesehatan. Klinik yang baru beroperasi selama delapan (8) bulan di wilayah Sei Harapan ini, memiliki layanan umum, gigi dan mulut, kebidanan ibu dan anak, imunisasi, serta memiliki instalasi farmasi yang memadai.

“Motto kami adalah your healthy is our happiness. Kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS khususnya masyarak sekitar,” kata Dian.

Dengan menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan per Oktober ini, Dian berharap Zada Medical dapat memberikan manfaat kepada peserta yang sebelumnya belum pernah datang berkunjung untuk berobat. (Ilh4m)

Pos terkait