Jajaran Korem 033/WP Gelar Launching Bantuan Tunai PKL dan Warung (BTPKLW)-TNI untuk 5.500 Warga

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Dandim 0315/Bintan Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa dan Dandim 0316/Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Gelar Launching Program Bantuan Tunai Untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Warung (BTPKLW), Selasa (19/10/2021).

Komandan Korem 033/WP di ruang kerjanya mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro. Dan bantuan ini secara spesifik menyasar PKL dan warung yang berada di Kabupaten/Kota yang terdampak pandemi global Covid-19 yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021, serta yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Bacaan Lainnya

“Kami berharap kepada penerima bantuan agar dapat memanfaatkan sebaik-baiknya, ini bukan sekedar bantuan cuma-cuma, jadi bagaimana caranya agar kita dapat meningkatkan ekonomi dan terus berperang melawan Covid-19,” ujar Danrem.

“Total bantuan diberikan kepada 5.500 orang penerima bantuan, yang terdiri dari wilayah Tanjungpinang sebanyak 1.500, kemudian Kota Batam sebanyak 4.000. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 1.200.000,- , per penerima, dan terkait bantuan BTPKLW,” jelas Danrem.

Danrem berharap agar bantuan ini tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna.

Tambahan, Pjs Kapenrem 033/WP Mayor Inf Reza Fahlevi menjelaskan, bahwa untuk di wilayah Kodim 0315/Bintan bantuan BTPKLW sebanyak 1.500 calon peserta penerima dan Kodim 0316/Batam sebanyak 4.000 calon peserta penerima.

“Bantuan ini merupakan bantuan dari Presiden yang disalurkan melalui Mabes TNI, kemudian Kodam, dan dari Kodam l/BB dilanjutkan kepada jajaran Korem 033/WP,” ujarnya.

“Bantuan masyarakat pada masa pandemi Covid dengan sistem penyaluran bantuan ini akan dilaksanakan secara terpusat dan bertahap dan penerima akan mengambil bantuannya di Makodim karena dalam sistem pendistribusiannya melalui screening,” ujar Reza.

“Kemudian pemberian bantuan langsung oleh Pekas, kemudian di sini para calon penerima bantuan nanti akan didata sesuai dengan data yang sudah diinput oleh para Babinsa dan apabila sudah cocok maka akan bisa langsung menerima bantuannya di lokasi.,” ujar Reza. (budi)

Pos terkait