Peringati HUT ke-76 TNI, Danrem 033/WP Ikuti Upacara Secara Virtual

Keterangan gambar: Danrem 033/WP, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, mengikuti upacara peringatan HUT ke-76 TNI di Gedung Daerah Tanjungpinang, Provinsi Kepri secara virtual, Selasa (5/10/2021).

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Jimmy Ramoz Manalu, menghadiri dan mengikuti upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara virtual.

Pelaksanaan upacara tersebut berlangsung dari Gedung Daerah Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang disiarkan dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Bacaan Lainnya

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) dan selaku Komandan Upacara adalah Kolonel Infanteri (Inf) Tunjung Setyabudi.

Dalam arahannya, Presiden RI menyampaikan beberapa poin penting terkait pandemi Covid-19. Yang mana peran TNI cukup besar dan selalu menunjukan profesionalisme di setiap penugasan, kemampuan perorangan, satuan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan tekhnologi termasuk Alutsista telah digunakan dan digerakan dalam menunaikan setiap tugas-tugas yang diberikan oleh pimpinan.

“Sampai saat ini, kita masih dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Keberhasilan dalam menangani pandemi Covid-19 tidak terlepas dari peran besar TNI,” kata Presiden Jokowi.

Momentum HUT ke-76 TNI, Presiden Jokowi meminta kesigapan dari prajurit TNI untuk selalu diaktifkan dalam menghadapi spektrum ancaman yang lebih luas, seperti pelanggaran kedaulatan, pencurian kekayaan alam di laut, radikalisme, terorisme, ancaman cyber dan ancaman biologi (termasuk ancaman bencana alam).

Keterangan Gambar: Pelaksanaan Upacara memperingati HUT ke-76 TNI secara virtual di Gedung Daerah Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Selasa (5/10/2021).

“Menghadapi ancaman spektrum yang semakin luas, transpormasi pertahanan harus terus dilanjutkan untuk meletakan pondasi bagi pembentukan kapabilitas pertahanan moderen yang relevan dengan perkembangan tekhnologi militer terkini, sehingga TNI dapat bertranspormasi menjadi kekuatan pertahanan Indonesia yang mampu berperan di lingkungan strategis regional maupun global,” ujarnya.

Selain itu, Presiden juga meminta penguatan budaya strategis prajurit dan Perwira TNI harus tetap menjadi pondasi utama transpormasi pertahanan.

“TNI yang manunggal dengan rakyat, dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang intensif aktif,” ujarnya. (Ilh4m)

Pos terkait