Satgassus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri: 278 Pekerja Migran Indonesia Masih Dirawat di RSKI Galang

Keterangan gambar: Petugas Satgassus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri dan tim medis melakukan pentahapan pemeriksaan terhadap PMI atau WNA yang datang ke Indonesia, Jumat (8/10/2021).

METROBATAM.COM, BATAM – Sebanyak 278 lagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masih dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kampung Vietnam, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Data tersebut didapat dari Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri.

Bacaan Lainnya

Dari data yang diterima METROBATAM.COM, bahwasanya, tercatat PMI yang melaksanakan karantina berjumlah 1.213 orang, terdiri dari 1.189 orang PMI atau Warga Negara Indonesia (WNI), dan 24 orang Warga Negara Asing (WNA) baik yang melaksanakan karantina mandiri (di 8 Hotel yang telah ditetapkan) maupun karantina yang telah disiapkan oleh pemerintah setempat (di Rusun). Sedangkan, 278 PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih dilakukan perawatan.

Hingga hari ini, Jumat (8/10/2021), RSKI Pulau Galang masih merawat PMI yang datang ke Indonesia karena terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19.

Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Jimmy Ramoz Manalu, melalui Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 033/WP, Mayor Infanteri (Inf) Reza Fahlevi, mengatakan, seluruh petugas yang tergabung dalam Satgas Penanganan Pemulangan PMI ke Indonesia masih terus melakukan pemantauan dan perawatan. Hal tersebut untuk memutus mata penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Kepri.

“Dalam penanganan PMI maupun WNA dilakukan beberapa pentahapan, di antaranya seperti melakukan test swab Antigen, kemudian test polymerase chain reaction (PCR) pertama, dilanjutkan dengan melaksanakan Isolasi Mandiri (Isoman) selama delapan (8) hari. Setelah hari ke tujuh (7), mereka melaksanakan test PCR kembali (yang kedua). Nah, apabila dalam hasil PCR pertama dan kedua dinyatakan negatif, mereka (PMI atau WNA) boleh kembali ke kampung halaman dan beraktivitas keluar. Tetapi, apabila di awal kedatangan dengan test swab Antigen pendatang (PMI) sudah dinyatakan positif, mereka akan langsung dibawa ke RSKI Pulau Galang. Ini demi menekan penyebaran wabah virus mematikan tersebut (Covid-19),” jelasnya.

Sementara, terhadap PMI yang belum melaksanakan vaksinasi Covid-19, lanjutnya, akan di berikan vaksinasi, apabila dalam hasil proses pentahapan PCR 1 dan 2 dinyatakan negatif.

“Pesan saya kepada seluruh petugas yang tergabung dalam Satgas Penanganan Pemulangan PMI ke Indonesia, untuk terus melakukan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab. Lakukan check and recheck, setiap tugas sesuai fungsi,” tandasnya. (Ilh4m)

Pos terkait