Penumpang Terlantar, Ketua Komisi II Minta Dishub Kaji Ulang Izin Trayek Feri Sedanau Binjai

METROBATAM.COM, NATUNA – Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki SH, Meminta kepada Dishub Natuna untuk mengkaji ulang izin trayek Feri Sedanau- Binjai.

Hal itu dikarenakan, dua armada yang telah memegang izin trayek Sedanau- Binjai baik dari SB.Miko Nata dan SB Mitra Bahari, tidak memberitahukan jauh-jauh hari bahwa mereka tidak melayani penyebrangan tanpa kejelasan yang jelas.

Bacaan Lainnya

Marzuki SH, Selaku ketua Komisi II DPRD Natuna, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, selasa (7/12/21) kesal akan hal yang terjadi dan menimpa para penumpang dari Sedanau menuju kota Ranai pada hari ini.

“Kita kesal ketika penumpang menumpuk di pelabuhan, akan tetapi operator feri Sedanau – Binjai tidak satu pun yang mau melayani penyebrangan,” terang Marzuki.

“Dengan begitu Saya langsung menghubungi Kadis Perhuhungan agar mencarikan solusi, karena disaat itu, ada belasan masyarakat yang akan mengikuti test P3K dan masyarakat lainnya yang akan berurusan ke ibukota Kabupaten,” ungkapnya.

“Akan tetapi tidak ada solusi dari Dishub. Untung saja, masyarakat coba menghubungi Puskesmas keliling perairan Sedanau dan mereka bersedia membantu masyarakat, sehingga dengan keterbatasan daya angkut, tidak semua penumpang yang bisa diangkut,” kata Marzuki.

“Kalau lah hal seperti ini dibiarkan terus menerus, maka kasian masyarakat kita, bagus izin trayek mereka dicabut dan biarkan saja masyarakat mencarikan solusi ketika ingin ke Ranai,” terang Marzuki kembali.

Perlu kita ketahui, Masyarakat Natuna itu tahu bahwa ada feri reguler baik dari Sb.Miko Nata maupun Sb.Mitra bahari, setiap hari melayani rute Sedanau- Binjai. Jadi seketika izin trayek diberikan maka menjadi kewajiban bagi operator untuk mencarikan solusi untuk kejadian seperti itu,” ungkapnya.

“Saya menunggu kebijakan dari Dishub Natuna, jadi saya meminta kepada Kadishub yang baru beberapa hari ini dilantik, untuk bisa menyelesaikan persoalan ini. dan ketika masa sidang dibuka saya pastikan memanggil dishub dan juga operator feri trayek sedanau- binjai tersebut,” Pungkas Marzuki.

(Hingga berita ini diterbitkan awak media ini, belum bisa menghubungi Kadishub Natuna). (Rzk)

Pos terkait