Kapolresta Barelang Gelar Konferensi Pers Perampokan di Apotik Kimia Farma

METROBATAM.COM, BATAM – Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH menggelar Konferensi Pers ungkap Pelaku Pencurian dengan Kekerasan yang didampingi oleh Kasat Reskrim Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto, SH, SIK, MH, Kapolsek Lubuk baja Kompol Yudi Arvian, SH, SIK, Kasihumas AKP Tigor Sidabariba, SH, bertempat di Lobby Mapolresta Barelang. Rabu (10/1/2024).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH mengatakan, kejadian Perampokan di Apotik Kimia Farma Kec. Lubuk Baja Ini Viral.

“Kejadian terjadi pada tanggal 07 Januari 2024 , di Komp. Ruko Baloi Kusuma Indah Kec. Lubuk Baja.Pelaku berjumlah 2 Orang yang berinisial ES (32 tahun) sebagai otak pelaku perampokan dan juga merupakan residivis curat Bobol Rumah dan di tahan selama 3 tahun,” ujar Kapolresta Barelang.

Kemudian, pelaku yang kedua insial RPN (34 tahun) yang mana pelaku 2 kali residivis Curat dan Curanmor yang baru keluar penjara.

Bacaan Lainnya

“Korban PT. Kimia Farma Apotek, dengan inisial korban PA yang merupakan kasir di Apotik Kimia Farma tersebut,” ucap Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH.

“Pelaku ES berhasil di lakukan penangkapan pada Senin tanggal 08 Januari 2024 sekira pukul 17.30 WIB dan pelaku RPN ditangkap tanggal 08 Januari 2024 sekira pukul 18.00 WIB. Setelah pelaku ES setengah jam kemudian dilakukan penangkapan terhadap RPN,” ujar Kapolresta Barelang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH. mengatakan, saya mengapresiasi kinerja Kasat Reskrim beserta Jajaran Satreskrim yang berhasil mengungkap cepat pelaku kurang dari 24 jam.

Kronologis kejadian Berawal pada hari Minggu tanggal 07 Januari 2024 sekira pukul 07.00 WIB, Pada korban PA sedang berjaga sendirian, setelah Apotik Kimia Farma dibuka, korban pun duduk di posisi dekat meja kasir.

Selanjutnya, pelaku ES masuk ke dalam Apotik Kimia Farma dan menanyakan obat anti nyeri kepada korban. Pada saat Korban mengambil obat anti nyeri, tiba-tiba pelaku sudah berada di samping dekat pintu masuk ke dalam ruangan area kasir.

Kemudian pelaku melakukan penyandraan dan penodongan kepada korban dengan mengatakan
“Jangan banyak bergerak, aku gak mau nyakitin mbak tapi aku cuman mau ambil uang aja, mana uangnya?” dan pada saat Korban ketakutan kemudian pelaku pun berkata “Yaudah makanya jangan banyak bergerak, diam kamu diam”.

Akhirnya dengan diancam oleh pelaku ES, korban PA memberikan uang dimeja kasir sebesar Rp. 4.430.800, dan pelaku satu berinisial RPN stanby di motor berjaga di luar.

Kemudian, pelaku juga meminta dompet Korban dan mengambil uang SGD 20 dan RM 20 dari dompet korban. selanjutnya pelaku meminta Handphone milik Korban dan korban memberikan 1 Unit Handphone Samsung Galaxy A14 warna Hitam milik apotek dan 1 Unit Handphone Oppo Reno 4F warna Hitam milik korban.

Dan selanjutnya, pelaku pun menyuruh korban ke belakang dan menyuruhnya masuk ke dalam WC. Lalu pelaku berkata kepada korban “Jangan keluar dulu sebelum kupanggil keluar”. Setelah pintu WC ditutup, pelaku ES pun langsung bergegas menuju pintu keluar lalu pelaku kabur Bersama satu pelaku lainnya RPN.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 Kotak Handphone Samsung Galaxy A14, 1 Kotak Handphone Oppo Reno 4F, 1 Flashdisk berwarna Hitam, 1 Helm Hitam Merk“CLASSIC, 1 Jas Hujan Berwarna Bening, 1 Tas Ransel Biru Dongker yang bertuliskan “ADVENTURE WORLD, 1 Handphone Samsung Galaxy A14, Uang Tunai Sebesar Rp. 1.300.000, dengan pecahan Rp. 100.000, 1 Buah Parang dengan Gagang berwarna Hitam dengan kondisi Gagang sudah patah, 1 Helm Silver dengan Merk “CLASSIC, 1 Jas Hujan Biru dengan list berwarna Silver dan Hijau Stabilo, 1 Handphone Oppo Reno 4F.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH mengatakan, Perampokan sudah direncanakan pelaku karena dari plat nomor sepeda motor pelaku gunakan sudah dicopot. Dan kedua pelaku memakai helm, masker dan jas ujan agar tidak termonitor oleh saksi di lokasi apabila melihat pelaku.

“Saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri kemudian dilakukan tindakan tegas terukur oleh Tim untuk melumpuhkan pelaku. Motif dari pelaku untuk menguasai barang atau uang di apotik karena pelaku mengetahui di apotik tersebut terdapat brangkas.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH menegaskan, tidak akan membiarkan segala bentuk tindak kejahatan di kota Batam seperti curas, curat, TPPO dan lainnya semua akan saya tindak tegas jika berusaha kabur akan kami lumpuhkan.

“Kondisi korban saat ini sedang syok dan masih di lakukan trauma healing diharapkan korban sehat kembali,” ujar Kapolresta Barelang.

Dihimbau kepada masyarakat Kota Batam yang memiliki tempat usaha supaya di pasang CCTv jika perlu ada keamanan atau security untuk mengantipasi terjadinya kejahatan.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal di sangkakan Pasal 365 Ayat (2) Ke – 2e K.U.H.Pidana. Dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 Tahun,” ungkap Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH. (tbnews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *