Dua Jembatan Putus, Ratusan Warga Jorong Siniar Terisolasi

MALALAK SELATAN, METROBATAM.COM— Bencana alam yang melanda Jorong Siniar, Nagari Malalak Selatan, mengakibatkan dua unit jembatan terputus sehingga wilayah tersebut kini dalam kondisi terisolasi. Akibatnya, sebanyak 57 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa terdampak langsung dan mengalami kesulitan dalam beraktivitas, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok.

Terputusnya akses utama membuat proses penyaluran sembako ke Jorong Siniar menjadi sangat sulit. Untuk sementara waktu, pendistribusian bantuan terpaksa dilakukan dengan cara manual menggunakan tali, demi memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, saat ini tengah melakukan diskusi dan koordinasi bersama Satbrimob Polda Sumatera Barat terkait keberlangsungan pembangunan jembatan darurat di Jorong Siniar. Jembatan darurat tersebut direncanakan dapat segera diselesaikan dan dilalui oleh kendaraan roda dua, guna membuka kembali akses warga secepat mungkin.

“Pembangunan jembatan darurat diharapkan bisa rampung dalam waktu dekat, dengan catatan kondisi cuaca mendukung,” ujar Amir Koto.

Bacaan Lainnya

Upaya penanganan ini juga melibatkan TNI, yang difasilitasi oleh Danramil IV Koto beserta jajaran, sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam penanggulangan dampak bencana dan pemulihan akses transportasi warga.

Pemerintah Nagari Malalak Selatan bersama unsur TNI, Polri, dan pihak terkait terus berupaya maksimal agar kondisi darurat ini segera teratasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

(Basa)

Pos terkait